LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Keroyok 2 Polisi, Anggota DPRD Sumut jadi Tersangka

Pengeroyokan terjadi di parkiran tempat hiburan malam Capital Building, Jalan Putri Hijau, Medan, Minggu (19/7) dini hari.

2020-07-21 21:00:00
Pengeroyokan Polisi
Advertisement

Seorang anggota DPRD Sumut, Kiki Handoko Sembiring (KHS), dijadikan tersangka pengeroyokan terhadap 2 personel kepolisian. Selain wakil rakyat dari PDIP ini, penyidik juga menetapkan 7 orang lainnya sebagai tersangka.

"Dari 17 orang yang diamankan, 8 orang kita tetapkan sebagai tersangka. Tujuh laki-laki dan satu perempuan," ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (21/7).

"Ada satu yang kita jadikan tersangka inisial KHS," tambah dia.

Advertisement

Pengeroyokan terjadi di parkiran tempat hiburan malam Capital Building, Jalan Putri Hijau, Medan, Minggu (19/7) dini hari. Belasan orang diduga mengeroyok dua personel kepolisian, Bripka Karingga Ginting (Banit Kompi 4 Batalion C Sat Brimob Polda Sumut) dan Bripka Mario (personel Dit Lantas Polda Sumut). Akibat pengeroyokan itu, keduanya dirawat di RS Bhayangkara Medan.

Aksi pengeroyokan yang terekam kamera pengawas banyak beredar di media sosial. Polrestabes Medan langsung mengamankan 17 orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan itu. Salah seorang di antaranya Kiki yang merupakan anggota DPRD Sumut.

Ke-17 orang ini juga dites urine. Riko mengatakan, 7 orang positif mengonsumsi amphetamine dan akan diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan. Namun dia tidak merinci siapa saja yang diduga mengonsumsi narkoba itu.

Advertisement

Sementara Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin menjenguk Bripka Karingga Ginting dan Bripka Mario di RS Bhayangkara Medan, Selasa (21/7). Dia memberi semangat serta motivasi kepada keduanya agar dapat segera sembuh dan kembali melaksanakan tugas seperti biasanya.

"Kedatangan saya untuk memberikan semangat dan motivasi kepada personel agar segera pulih. Seluruh proses penegakan hukum juga tetap berjalan sesuai dengan prosedurnya," kata Martuani yang juga memberi tali asih kepada keluarga korban.

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.