Kerap Diomeli Istri, Pria di Palembang Gantung Diri
Mayat korban pertama kali ditemukan istrinya, Indah Saputri (28) sepulang kerja, Rabu (6/1). Korban tergantung dengan posisi leher terikat di depan pintu kamar.
Warga Lorong Karyawan, Jalan Veteran, Kelurahan Ilir Timur III, Palembang, digemparkan dengan aksi gantung diri yang dilakukan Andi Gunawan (33) di rumahnya. Korban mengakhiri hidupnya dengan cara itu karena kesal selalu dimarahi istri.
Mayat korban pertama kali ditemukan istrinya, Indah Saputri (28) sepulang kerja, Rabu (6/1). Korban tergantung dengan posisi leher terikat di depan pintu kamar.
Saksi pun berteriak minta tolong yang membuat warga berdatangan di depan rumah. Warga kompak menurunkan jenazah korban dan selanjutnya polisi datang ke TKP.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra mengungkapkan, korban tewas murni bunuh diri dengan cara gantung diri karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. Keluarga memutuskan tidak memperkarakan kasus ini dengan membuat pernyataan tidak bersedia diautopsi.
"Korban gantung diri di depan pintu kamarnya. Ketika itu istrinya sedang bekerja, murni bunuh diri," ungkap Irvan.
Dari keterangan yang diterima, korban mengakhiri hidupnya karena kesal selalu diomeli oleh istrinya. Hal ini disebabkan korban tidak bekerja dalam waktu cukup lama.
"Diduga depresi karena sering dimarahi istri, dia tidak bekerja untuk mencari nafkah keluarga," ujarnya.
Sebelum meninggal, korban sempat memberi wasiat agar jenazahnya dibawa ke rumah orangtuanya dan dimakamkan di sana. "Jenazah korban sudah dibawa ke tempat yang dia minta semasa hidup. Kasus ini tidak diteruskan atas permintaan keluarga," pungkasnya.
Baca juga:
Depresi Tekanan Ekonomi, Warga Tangsel Beli Bensin lalu Nekat Bakar Diri
Psikolog Forensik Nilai Beban Tugas Anggota Polri Tinggi bisa Picu Masalah Kejiwaan
Diduga Depresi, Suami di Bogor Bunuh Diri dengan Pisau Dapur
Jenazah Polisi di Depok Diduga Bunuh Diri usai Tembak Anak & Istri Dimakamkan
Diduga Depresi, Aksi Percobaan Bunuh Diri Wanita di Sumut Berhasil Digagalkan Warga