Kerap dibully, pria ini bunuh kawannya sendiri
Kerap dibully, pria ini bunuh kawannya sendiri. Polisi mengungkap identitas pelaku setelah mendapati sebuah telepon selular di dalam saku celana korban. Polisi yang melacak akhirnya berhasil mengidentifikasi identitas pelaku. Tak lama kemudian, polisi menangkap pelaku di rumahnya tanpa perlawanan.
Teka-teki kematian pria tanpa identitas ditemukan di Jalan Raya Kampung Cabang Empat RT 2 RW 1, Desa Huripjaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada Rabu (26/10) dini hari, terungkap. Korban, Asep Nofrizal, (20) dibunuh kawannya sendiri karena kerap mem-bully.
Kapolsek Babelan, Kompol Mualim Ucok Harahap mengatakan, pelaku AS alias L (23) dibekuk oleh petugas gabungan Resmob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi. Selain membunuh, pelaku juga merampas sepeda motor korban.
"Pelaku kesal, karena sering diejek oleh korban, lantaran tak mempunyai sepeda motor," kata Mualim, Senin (31/10).
Kemudian, pelaku merencanakan aksi pembunuhan tersebut. Pelaku berpura-pura mengajak korban yang merupakan pegawai toko busana di Bekasi Utara itu untuk mencari makan malam. Namun ketika sampai di lokasi kejadian pelaku menikam korban menggunakan obeng di bagian perutnya hingga tewas.
"Lokasi kejadian cukup sepi, pelaku sempat berpura-pura kencing di pinggir jalan," kata dia.
Melihat korban tidak berdaya, kata dia, pelaku kemudian mengambil sepeda motor korban, dan melarikan diri. Pelaku lalu memberikan sepeda motor curian tersebut kepada temannya yang diduga sebagai penadah.
Polisi mengungkap identitas pelaku setelah mendapati sebuah telepon selular di dalam saku celana korban. Polisi yang melacak akhirnya berhasil mengidentifikasi identitas pelaku. Tak lama kemudian, polisi menangkap pelaku di rumahnya tanpa perlawanan.
Baca juga:
Usai kunjungi tetangga, pemilik salon ditemukan tewas mengenaskan
Hilangkan jejak, sopir angkot semen kuburan teman yang dibunuh
Krisna Saputra ditemukan tewas di jalan, diduga korban pembunuhan
Pemilik salon dibantai orang tak dikenal dengan parang hingga tewas
Mayat terbungkus ambal merah, pelaku pembunuhan diduga rekan korban
Pamit cari ikan, Nasrul ditemukan tewas penuh luka di bekas galian
Palak sopir truk, warga di Kabupaten Keerom, Papua tewas dipanah