LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kerajaan Kotawaringin berperan penting di masa revolusi kemerdekaan

Kerajaan Kotawaringin ternyata merupakan asal-usul atau cikal bakal Provinsi Kalimantan Tengah.

2016-01-19 20:24:55
Kotawaringin Barat
Advertisement

Raja Kerajaan Kotawaringin, Pangeran Ratu Alamsyah (Sultan XIV/Terakhir) adalah raja pertama dari Kalimantan yang datang menemui Presiden Soekarno di Yogyakarta pada akhir tahun 1949 untuk memberi dukungan terhadap NKRI. Padahal saat itu, Belanda sedang melakukan agresi militer.

Foto pertemuan Pangeran Ratu Alamsyah dengan Presiden Soekarno saat menyatakan dukungan terhadap NKRI di Yogyakarta tahun 1949 itu, masih tersimpan dengan rapi di kediaman Pangeran Muasjidinsyah, Pangkalanbun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Kita akan menggali kembali sejarah kita. Kerajaan Kotawaringin ternyata merupakan asal-usul atau cikal bakal Provinsi Kalimantan Tengah. Kerajaan Kotawaringin mempunyai peran penting dalam kemerdekaan Indonesia. Bagaimana kerajaan ini datang ke Yogyakarta tahun 1949 untuk memberi dukungan kemerdekaan RI. Padahal kita tahu, saat itu situasi sedang sulit,” kata Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat bersilaturahmi ke kediaman Pangeran Muasjidinsyah, di Pangkalanbun, Selasa (19/1) seperti siaran pers.

Hasto menegaskan, PDIP berkomitmen untuk menggali dan meluruskan kembali sejarah bangsa Indonesia. Karena itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga selalu meminta kepada seluruh kadernya untuk tidak melupakan sejarah.

Selain itu, dalam silaturahmi tersebut, Hasto juga menyampaikan komitmen Megawati dan PDIP kepada Pangeran Muasjidinsyah untuk membuat kebun raya dan kebun binatang di Kalteng.

“Ibu Megawati sangat mencintai lingkungan hidup. Karena itu, dalam pemilu gubernur Kalteng, PDI Perjuangan mengusung calon yang juga cinta lingkungan hidup, pasangan Willy M Yoseph-HM Wahyudi K Anwar,” katanya.

Dalam silaturahmi yang berlangsung santai dan sangat akrab tersebut, Hasto didampingi oleh Ketua DPP PDIP bidang Kesehatan Ibu dan Anak, Sri Rahayu, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Kotawaringin Barat, Mulyadin dan sejumlah kader PDIP Pangkalanbun.
‎
Pangeran Muasjidinsyah sendiri adalah penggemar dan pengagum Bung Karno. Dalam berbagai kesempatan resmi, ia selalu mengenakan PIN bergambar Presiden Soekarno di kerah bajunya. Menurutnya, Presiden Soekarno sangat visioner dalam mendirikan negara Indonesia.

“NKRI, Kesatuan ya, bukan yang lain-lain. Itu karena dia persatukan semua kerajaan-kerajaan, kesultanan-kesultanan. Bung Karno itu sangat menghargai dan menjunjung tinggi sejarah. Ingat yaa, Jas Merah!” tegasnya.

"Pada masa-masa sekarang, kita sangat merindukan pemimpin seperti Bung Karno. Pemilihan kepala daerah diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang bijaksana, arif dan adil. Tidak mencari keuntungan sendiri, tetapi patuh pada undang-undang dasar negara," kata Hasto.

Kepada calon kepala daerah yang diusung PDIP dalam pilkada Kalteng, Willy-Wahyudi, ia berharap bisa sejalan dengan kebijakan politik partai.

Pangeran Muasdijinsyah sangat mendukung upaya PDIP untuk membangun kebun raya dan kebun binatang di Kalteng jika Willy-Wahyudi terpilih jadi gubernur-wakil gubernur Kalteng.

Baca juga:
Kampanye Pilgub Kalteng, Butet Kertaradjasa orasi pakai bahasa Jawa
BW ngaku tak begitu kenal dengan kerabat bupati Kotawaringin Barat
Bareskrim sebut kerabat Bupati Kotawaringin Barat sempat buron

(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.