LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kepanikan warga saat gempa 5,1 SR guncang Palu pagi tadi

"Gempa membuat kaca rumah bergetar dan beberapa benda yang digantung di dinding rumahnya berjatuhan," kata Denny, salah satu warga.

2018-09-22 09:35:00
Gempa
Advertisement

Pagi tadi, sebagian masyarakat Kota Palu tengah memulai aktivitasnya masing-masing. Meskipun tak sesibuk biasanya karena bertepatan dengan akhir pekan.

Namun getaran gempa pukul 07.20 Wita, mengagetkan mereka. Warga yang berada di dalam rumah, pertokoan maupun berdekatan dengan gedung-gedung berlari dan berhamburan.

Mereka mengaku panik. Meski kekuatan gempa hanya 5,1 skala richter, tapi getarannya begitu dirasakan.

Advertisement

Dikutip dari Antara, Sabtu (22/9), warga yang tinggal di kawasan Jalan Kancil, Palu Selatan keluar rumah karena khawatir dampak yang ditimbulkan gempa itu. Mereka juga takut adanya gempa susulan .

"Gempa membuat kaca rumah bergetar dan beberapa benda yang digantung di dinding rumahnya berjatuhan," kata Denny, salah satu warga.

Warga di Kota Palu, kata dia, sudah cukup cerdas, yakni begitu gempa mereka langsung keluar rumah atau gedung guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Advertisement

Apalagi, Palu merupakan jalur utama gempa Palukoro. Hampir setiap harinya ada gempa. Hanya saja memang gempa skala kecil sehingga terkadang tidak dirasakan getarannya oleh masyarakat di Ibu Kota Provinsi Sulteng itu.

Hal senada juga disampaikan Marten, warga Jalan Lembu. Saat gempa mengguncang, penghuni rumahnya langsung berhamburan keluar.

"Gempa dirasakan cukup keras," katanya.

Seperti sebelumnya diberitakan, berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Palu, pusat gempa berada di 0.83 LS-119.83 BT. Kedalaman gempa berada 10 km. Wilayah 9 km barat laut Kota Palu dan dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

BMKG setempat juga mencatat selama empat bulan terakhir terjadi gempa bumi di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, 30 kali setiap hari.

"Baik yang dirasakan maupun tidak dirasakan masyarakat, rata-rata 30 kali setiap hari," kata Kepala Geofisikan Palu Cahyo Nugraha.

Ia menyebut peristiwa tersebut dipicu gempa lokal dan sesaran Palukoro.

Sesaran Palukoro merupakan satu-satunya di Indonesia. Sesaran itu sangat aktif sehingga perlu diwaspadai masyarakat.

Dia menjelaskan sesaran Palukoro membentang dari Poso ke arah tenggara dan barat laut sampai barat Perairan Kabupaten Tolitoli. Ke selatan, sesaran Palukoro bercabang ke sesaran Matano mulai sekitar Poso, Morowali, sampai Sorowako, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Hingga berita ini dilaporkan belum ada informasi soal dampak yang ditimbulkan akibat gempa bumi yang terjadi di Palu itu.

Baca juga:
Gempa 5,1 SR guncang Kota Palu, warga berhamburan keluar rumah
Pemerintah beri relaksasi penanganan debitur terdampak gempa Lombok
Usai gempa Lombok, jalur pendakian Gunung Rinjani masih bagus
Masih belajar di lapangan, pelajar harap pemerintah segera rehab sekolah
Kadin NTB buka toko bahan bangunan permudah masyarakat bangun rumah pasca gempa
Jurus PUPR kebut pembangunan rumah korban gempa tanpa libatkan kontraktor

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.