Kepala BPPTKG: Awan Panas Guguran Gunung Merapi Merupakan Fase Erupsi
Awan panas tersebut tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 mm dan durasi 127 detik. Jarak luncur mencapai 1.500 meter ke arah Kali Kebeng.
Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta berstatus level 3 atau siaga sejak 5 November 2020. Kemarin 12 Januari 2022 pukul 6.42 WIB, Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran.
Awan panas tersebut tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 mm dan durasi 127 detik. Jarak luncur mencapai 1.500 meter ke arah Kali Kebeng.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida mengatakan, awan panas guguran di Gunung Merapi merupakan fenomena dari fase erupsi yang terjadi sejak 4 Januari 2021. Erupsi Gunung Merapi bersifat efusif.
"Erupsi efusif ditandai dengan munculnya kubah lava dan adanya aktivitas guguran lava dan awan panas," jelasnya kepada merdeka.com, Kamis (13/1).
Menurutnya, sampai saat ini tidak ada peningkatan aktivitas yang signifikan di Gunung Merapi.
Sementara itu, pusat informasi dan layanan BPPTKG mengatakan awan panas guguran yang terjadi di Gunung Merapi berbeda dengan Gunung Semeru. Sebab, kedua gunung memiliki karakteristik yang berbeda.
"Sehingga tidak bisa dibandingkan begitu saja."
Potensi bahaya Gunung Merapi saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih. Rekomendasi daerah bahaya tersebut memperhitungkan kemungkinan kubah lava runtuh secara masif baik itu disebabkan curah hujan yang tinggi atau yang lain.
Berdasarkan laporan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui magma.vsi.esdm.go.id, kondisi Gunung Merapi saat ini terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II.
Teramati juga asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 10 sampai 50 meter dari puncak. Cuaca saat ini berawan hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah barat.
Baca juga:
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Mencapai 1.500 Meter
Gunung Merapi Luncurkan Guguran Awan Panas Dua Kali Hingga 2,5 Km
Merapi Mengalami 108 Kali Gempa Guguran Selama Hari Sabtu
BNPB: Bencana di 2021 Menurun, Tapi Dampaknya Meningkat
Ngerinya Penampakan Gunung Piton de la Fournaise Meletus di Prancis
Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter