Kepala BNN sebut banyak artis pakai narkoba karena daya beli tinggi
BNN mengajak artis untuk dapat memerangi narkoba bersama-sama. Dirinya menyebut, dengan menggaet teman-teman dari artis merupakan upaya kunci untuk memberantas penyalahgunaan narkotika.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso mengatakan, kalangan artis menjadi target pasar yang menjanjikan dalam peredaran bisnis narkoba di Indonesia. Buwas, sapaan akrabnya, menuturkan, salah satu penyebab artis menjadi korban penyalahgunaan narkoba karena dinilai memiliki daya beli dan gaya hidup yang tinggi.
"Sebab, teman artis menjadi salah satu pangsa pasar terbaik untuk narkotika dengan gaya hidup dan daya beli mumpuni," ucap Buwas, di Gedung Pusat Laboratorium Narkotika, Lido, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/2).
Karena itu, sambung Buwas, pihaknya mengajak para artis untuk dapat memerangi narkoba bersama-sama. Dirinya menyebut, dengan menggaet teman-teman dari artis merupakan upaya kunci untuk memberantas penyalahgunaan narkotika.
"Kerja sama ini menjadi bukti bahwa komitmen pemberantasan narkotika sudah sepatutnya dilakukan semua pihak. Tidak terkecuali kalangan artis yang kerap dijadikan sebagai contoh bagi masyarakat," sebutnya.
Sementara itu, Ketua PARFI56, Marcella Zalianty menjelaskan, kerja sama dengan BNN merupakan komitmen pihaknya untuk mendukung pemerintah dalam upaya pemberantasan narkoba.
Selain itu, pihak PARFI56 juga sepakat untuk membentuk relawan anti narkotika dan melakukan deteksi dini terhadap lingkungannya dengan menggelar tes urine bagi seluruh anggota artis.
"Itu sebabnya, saat kami deklarasi demi menjamin peristiwa itu tidak terjadi lagi, kami hadirkan BNN untuk melakukan test urine semua pengurus dan anggota," ucap Marcella.
Guna menjamin kepastian hukum, lanjut Marcella, pihaknya sudah mendirikan Lembaga Bantuan Hukum PARFI56. Tujuannya, melakukan pendampingan terhadap anggota terkait kasus hukum, tidak terkecuali narkoba.
Di tengah pesimisme banyak pihak soal pemberantasan narkoba, Marcella tetap percaya pemerintah memiliki komitmen besar untuk membebaskan anak bangsa dari narkotika.
"Kita lihat dalam banyak kasus, para pengguna mulai diperlakukan sebagai korban bukan pelaku. Mereka butuh pertolongan lewat rehabilitasi," tutup dia.
Baca juga:
Jelang pensiun, Waseso serahkan rekomendasi calon Kepala BNN ke Jokowi
Waseso sebut kartel jadikan Indonesia kelinci percobaan kembangkan narkoba baru
Budi Waseso mau temui Anies, syaratnya berani tutup 36 diskotek terindikasi narkoba
Blak-blakan Waseso jadi Kepala BNN karena 'tukar guling' Kabareskrim
Anies akan temui Kepala BNN bahas dugaan transaksi narkoba di 36 diskotek