LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kepala BMKG Heran Saat Bencana Masih Ada Saja Kabar Hoaks

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, heran masih saja ada pihak yang mengeluarkan informasi hoaks di saat bencana terjadi yakni tsunami Selat Sunda. Dia menegaskan, ada salah satu hoaks yang sempat ramai disoroti mengenai bunyi sirene yang disebut dibunyikan oleh BMKG.

2018-12-24 14:35:31
Tsunami Banten
Advertisement

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, heran masih saja ada pihak yang mengeluarkan informasi hoaks di saat bencana terjadi yakni tsunami Banten dan Lampung. Dia menegaskan, ada salah satu hoaks yang sempat ramai disoroti mengenai bunyi sirene yang disebut dibunyikan oleh BMKG.

"Kami mohon untuk tetap memonitor info BMKG setiap waktu menjelang kondisi ekstrem. Dengan memonitor info-info BMKG, jadi tidak terpancing isu yang menyesatkan. Contohnya, isu terakhir BMKG membunyikan sirene, peringatan dini tsunami sehingga masyarakat di sana resah. Setelah kami bantah hoaksnya berubah, sirene BMKG korslet," ucap Dwikora di kantornya, Jakarta, Senin (24/12).

Dia meminta agar semua pihak tak membuat masyarakat susah. Terlebih mereka yang sudah terkena dampak bencana.

Advertisement

"Ini kami ingin menunjukkan, mohon dengan sangat, masyarakat kita sudah susah menjadi korban bencana. Mohon jangan ditambah susah dengan isu-isu menyesatkan. Mengatakan sirene BMKG korslet, mengatakan BMKG menyalahkan sirene untuk evakuasi tsunami," jelas Dwikora.

Dia meminta masyarakat mempercayai info langsung dari BMKG, ataupun lembaga yang sudah ada. Dirinya juga meminta masyarakat berperan aktif.

"Jadi mohon percayakan saja ke info BMKG. Jangan ke akun-akun yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan untuk kegunungapian percayakan saja ke Magma Indonesia. Itu mobile apps dari badan geologi. Kemudian percaya saja dengan Badan Penanggulangan Bencana Nasional atau BPBD setempat. Sehingga jika ada kebingungan, segera cek di masing-masing, atau telepon langsung," katanya.

Advertisement

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
DPR Kritik Pemerintah Tak Tambah Anggaran BMKG untuk Pengadaan Alat Deteksi Tsunami
BMKG: Tsunami Selat Sunda Akibat Tremor Anak Gunung Krakatau 3,4 Magnitudo
Ilmuwan Masih Diliputi Teka-teki Soal Pemicu Tsunami Selat Sunda
Jokowi Sebut Tsunami Anyer dan Lampung Selatan di Luar Perkiraan BMKG
Sudah 11 Tahun Alat Pendeteksi Tsunami di Perairan Selat Sunda Hilang
BMKG Kirim Tim Cari Penyebab Tsunami Selat Sunda

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.