Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi BMKG: Gempa Blitar Merusak
"Gempa ini memiliki produktivitas gempa susulan yang lambat karena hingga malam ini pukul 23.00 Wib baru terjadi aktivitas gempa susulan (aftershock) sebanyak 4 kali dengan magnitudo berkisat 2,7 dan 3,1," jelas Daryono.
Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menilai, gempa bumi yang terjadi di Blitar kemarin malam merusak. Menurut catatan data dimilikinya, kerusakan ringan terjadi pada banyak bangunan rumah warga dan fasilitas umum.
"Kerusakan di berbagai daerah di Jawa Timur seperti Kab. Malang, Kab. Blitar, Kab. Lumajang, Kota Malang, Kab. Pasuruan," kata Daryono melalui pesan singkat diterima, Sabtu (22/5).
Meski bersifat merusak, Daryono menegaskan gempa tidak berpotensi tsunami berdasarkan hasil pemodelan BMKG. Sebab diketahui, hiposenter gempa cukup dalam dengan magnitudo yang relatif kecil untuk dapat mengganggu kolom air laut.
"Gempa ini memiliki produktivitas gempa susulan yang lambat karena hingga malam ini pukul 23.00 Wib baru terjadi aktivitas gempa susulan (aftershock) sebanyak 4 kali dengan magnitudo berkisat 2,7 dan 3,1," jelas Daryono.
Daryono menambahkan, gempa di Blitar merupakan gempa urutan yang ke-12 dari rentetan gempa merusak di selatan Malang sejak 15 Agustus 1896. Karenanya, gempa tersebut dinilai Daryono merupakan gempa baru dan bukan gempa susulan dari gempa 6,1 yang terjadi pada 10 April 2021, meski kedua gempa tersebut sama jenisnya yaitu gempa intraslab.
"Gempa ini merupakan jenis gempa intraslab yang mampu meradiasikan ground motion atau guncangan yang lebih besar dari gempa lain dengan magnitudo sekelasnya," katanya.
Reporter: Muhammad Radityo
Sumber : Liputan6.com
Baca juga:
BMKG: Gempa Blitar M 5,9 Akibat Patahan Batuan Menukik di Lepas Pantai Selatan Jatim
Aktivitas Gempa Meningkat, Ini Kata BMKG Soal Potensi Tsunami di Pesisir Selatan Jawa
BMKG Catat Peningkatan Aktivitas Gempa di Selatan Jawa Timur
Gempa Blitar Rusak Rumah Hingga Fasilitas Umum di 8 Kabupaten/Kota Jatim
Gempa di Blitar Disebabkan Tumbukan Lempeng Indo-Australia
Gempa Blitar Rusak 30 Rumah Warga di Kabupaten Malang