Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta benarkan W anak buahnya
W diduga meminta sejumlah uang kepada warga negara Amerika berinisial E untuk mengeluarkan barangnya yang ditahan.
Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Oza Olavia akhirnya angkat bicara terkait penangkapan anaknya buahnya berinisial W. W ditangkap KPK bersama tiga orang lainnya di Bandara Soekarno-Hatta sore tadi.
"Kejadiannya memang benar ada tadi sore. Ada staf kita berinisial W golongan 5 ditangkap petugas dari KPK. Hanya saja perlu kita sampaikan, ini adalah atas kerjasama Kementrian Keuangan dengan KPK yang tengah melakukan perbaikan dan pembersihan di birokrasi," kata Oza, malam ini di kantornya, Rabu (20/6) malam.
Oza belum ingin banyak bicara terkait kasus ini. Meski begitu, Oza tetap menyatakan, semua itu masih seputar dugaan.
"Kalau memang terbukti kami berterima kasih. Tetapi sampai saat ini kan masih dugaan. Tetapi tetap kami berterima kasih. Reformasi birokrasi harus berjalan dan kita dukung itu," katanya.
Ditanya sejauh mana pengawasan dirinya terhadap bawahan, Oza mengatakan, yang jelas pihaknya selalu melakukan kegiatan yang bertujuan menjadikan lingkungan Bea Cukai bersih dari prilaku korup.
"Soal pemerasan kita masih dugaan. Dan dari bawahan saya satu orang berinisial W. Informasi itu yang kami dapat, yang lainnya bukan dari Bea Cukai. Karena kondisi seperti ini melibatkan banyak pihak," tegasnya.
W duga meminta uanga sejumlah Rp 150 juta kepada seorang warga negara Amerika berinisial A. A menyuap W untuk meloloskan barang serta dokumen-dokumen penting miliknya yang tertahan di bandara dalam waktu yang cukup lama.(mdk/lia)