Kepada ibu-ibu Jombang, Puti sampaikan kasus stunting merupakan persoalan kemanusiaan
Kasus stunting atau kurangnya asupan gizi yang terjadi kepada ibu hamil bukan masalah hitung-hitungan statistik, namun persoalan itu justru lebih jauh mengenai persoalan kemanusiaan.
Kasus stunting atau kurangnya asupan gizi yang terjadi kepada ibu hamil bukan masalah hitung-hitungan statistik, namun persoalan itu justru lebih jauh mengenai persoalan kemanusiaan.
Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.
Ungkapan itulah yang disampaikan calon wakil gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno, di hadapan ratusan perempuan yang hadir di acara silaturahmi yang digelar di Bale Tani yang terletak di Desa Banjar Agung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jum'at (13/4).
Bagi cucu Presiden pertama RI, Soekarno persoalan stunting yang masih ada di Jawa Timur memang benar-benar harus dientaskan. "Ini bukan masalah hitung-hitungan statistik, stunting itu persoalan kemanusiaan," ungkap pendamping Cagub Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul itu.
Pernyataan yang disampaikan Puti memang bukan omong kosong atau hanya katanya belaka. Akan tetapi, ia melihat langsung kondisi serta mengajak dialog para perempuan yang anaknya terkena stunting ketika mengunjungi Desa Kayen, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek beberapa waktu lalu.
Kehadiran putri tunggal pasangan Guntur Soekarno dan Emilia Henny itu menyerap kebutuhan mereka, termasuk kurangnya mendapat pemahaman bagi ibu hamil mengenai asupan gizi yang harus dikonsumsi. Puti mengaku,