LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kendal Diguncang Gempa 3,3 Magnitudo, Bukti Sesar Semarang Masih Aktif

Meski gempa tergolong jenis dangkal, namun cukup meresahkan khususnya masyarakat Kendal.

2019-09-27 17:45:22
Gempa
Advertisement

13 Gempa bumi mengguncang Jawa Tengah selama sepekan terakhir. Terakhir, gempa dengan magnitudo 3,3 melanda wilayah Kabupaten Kendal pada Kamis (25/9) tengah malam. Meski gempa tergolong jenis dangkal, namun cukup meresahkan khususnya masyarakat Kendal.

"Di Jateng ini terdapat zona subduksi dengan sebaran tujuh sesar aktif yang memanjang mulai dari Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, Semarang, hingga wilayah Pegunungan Kendang. Sesar aktif ini berpotensi menimbulkan gempa bumi dengan kekuatan yang bervariasi," kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jateng, Setyoajie, Jumat (26/9).

Setyoajie menambahkan gempa di Kendal yang terletak pada koordinat 7,04 Lintang Selaan dan 110,09 Bujur Timur (BT), atau tepatnya di 17 kilometer Barat Daya Kabupaten Kendal itu merupakan bukti jika Sesar Semarang masih aktif.

Advertisement

Sementara itu, data Stasiun Geofisikan Banjarnegara menyebut 13 kejadian gempa bumi yang terjadi selama sepekan terakhir di wilayah Jateng dan sekitarnya, yakni antara 20-26 September 2019.

"10 di antaranya terjadi di selatan Jawa, 2 di selatan weleri, Kendal, dan 1 berada di selatan Blitar, Jawa Timur," ujar dia.

Advertisement

13 Gempa Memiliki Kedalaman Dangkal

Sebanyak 13 kejadian gempa bumi itu memiliki kedalaman dangkal atau kurang dari 69 km, di mana enam di antaranya tergolong kecil atau berkekuatan magnitudo kurang dari 3,0.

"Sementara tujuh gempa bumi lainnya memiliki kekuatan magnitudo 3,0-5,0," ungkapnya.

Dia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terkait kejadian gempa bumi yang ada di sekitar Jateng.

"Tapi masyarakat tidak perlu panik. Gempa bumi memang tidak bisa diprediksi kapan terjadinya. Tapi kita bisa meningkatkan kewaspadaan melalui mitigasi bencana," tutup Setyoajie.

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.