LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kenang Musibah Tsunami, Nelayan di Aceh Dilarang Melaut Tanggal 26 Desember

Setiap tanggal 26 Desember telah ditetapkan menjadi hari pantang melaut bagi para nelayan di Aceh. Larangan ini dilakukan untuk mengenang musibah gempa dan tsunami pada tanggal 26 Desember 2004.

2018-12-25 10:21:43
Tsunami Aceh
Advertisement

Setiap tanggal 26 Desember telah ditetapkan menjadi hari pantang melaut bagi para nelayan di Aceh. Larangan ini dilakukan untuk mengenang musibah gempa dan tsunami pada tanggal 26 Desember 2004.

Satu hari sebelum hari pantang melaut, nelayan di seluruh Aceh sudah menyandarkan perahu di dermaga. Seperti di Lampulo, Ulee Lheue, Kota Banda Aceh dan sejumlah tempat lainnya.

Baru kemudian mereka diperbolehkan kembali melaut, setelah acara peringatan gempa dan tsunami tanggal 26 Desember. Pada hari peringatan itu, semua rakyat Aceh fokus mengenang musibah terbesar abad ini yang melanda Serambi Mekkah 14 tahun silam.

Advertisement

Sekretaris Jenderal (Sekjend) Panglima Laot Provinsi Aceh, Miftah Cut Adek menjelaskan, keputusan pantang melaut setiap tanggal 26 Desember berdasarkan keputusan melalui musyawarah seluruh jajaran Panglima Laot di Aceh.

"Keputusan musyawarah ini didasarkan pada peringatan tragedi gempa dan tsunami yang banyak korban keluarga-keluarga nelayan," kata Miftah Cut Adek di Banda Aceh, Selasa (25/12).

Katanya, pantang melaut setiap tanggal 26 Desember ini setara dengan larangan melaut setiap hari Jumat, lebaran Idul Fitri dan Idul Adha, serta hari-hari besar lainnya.

Advertisement

Apabila ada yang melanggar keputusan tersebut. Miftah menyebutkan akan ada sanksi adat yang diberikan lembaga Panglima Laot. Kapal nelayan yang melanggar itu akan ditahan minimal selama 3 hari dan maksimal 7 hari.

"Semua tangkapan akan disita oleh Lembaga Panglima Laot," tukasnya.

Lembaga Panglima Laot mengimbau kepada seluruh nelayan se-Aceh agar mematuhi hari pantang melaut. Kepada nelayan, Panglima Laot diminta untuk memperbanyak zikir dan menggelar doa bersama untuk mengenang musibah yang banyak memakan korban jiwa 14 tahun silam.

"Besok kami minta nelayan patuh tidak melaut pada tanggal 26 Desember setiap tahunnya," pintanya.

Baca juga:
Imbas Pembangunan Jalan Perumahan, Kuburan Massal Korban Tsunami Aceh Dibongkar
Pastor: Masyarakat Aceh Sangat Toleran
Kapal Nelayan Asal Meulaboh Hancur Dihempas Ombak Perbatasan Thailand
Buaya Pemangsa Kambing Ditangkap Warga di Aceh
Kunjungan Cruise Diprediksi Naik 19,6 persen Tahun 2019
Kuburan Massal Korban Tsunami Aceh Dibongkar, 4 Jenazah Teridentifikasi

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.