Kena jalur tol, 865 makam di Madiun dibongkar ahli waris
Kena jalur tol, 865 makam di Madiun dibongkar ahli waris. Ratusan makam akan dibongkar dan dipindah ke TPU baru, berjarak 500 meter.
Pembangunan proyek Jalan Tol Solo-Kertosono ruas Ngawi-Kertosono berdampak pemakaman umum di Desa Purworejo dan Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Ratusan makam terpaksa harus dipindah oleh para ahli waris.
Kepala Desa Purworejo Bambang Sumitro mengatakan, sesuai hasil pendataan total terdapat sekitar 865 makam yang terdampak di dua desa dan akan pindahkan oleh ahli waris secara bertahap.
"Makam tersebut dipindahkan ke lokasi baru yang telah disediakan oleh pihak pembangun Tol Solo-Kertosono sebagai tempat pemakaman umum (TPU) baru yang berjarak sekitar 500 meter dari TPU lama yang dibongkar," ujar Bambang kepada wartawan, Kamis (12/1).
Adapun, lahan TPU baru yang disediakan oleh pelaksana proyek tersebut memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi. Sedangkan luas lahan TPU lama hanya sekitar 1.000 meter persegi.
Selain telah menyediakan lahan pengganti, pihak pembangun tol juga memberikan dana kompensasi bagi masing-masing ahli waris yang makam keluarganya terdampak dengan nilai total mencapai Rp 2 miliar lebih.
Bambang menjelaskan, proses pemindahan ratusan makam tersebut diperkirakan memerlukan waktu hingga 60 hari ke depan sejak kemarin.
Diharapkan setelah proses pemindahan makam selesai, pembangunan proyek jalan tol ruas Ngawi-Kertosono di Magetan dapat segera dilakukan dan berjalan lancar.
Seperti diketahui, jalan tol Solo-Kertosono ruas Ngawi-Kertosono akan dibangun melintasi tiga Kabupaten, yakni Madiun, Magetan, dan Ngawi. Adapun pengerjaannya dilakukan oleh PT Waskita Karya (Persero) melalui rekanan PT Ngawi Kertosono Jaya Baru.(mdk/cob)