Kemkominfo minta YouTube blokir video anak Indonesia berlatih perang
Video tersebut berisikan anak-anak usia delapan tahun asal Indonesia, Malaysia, dan Filipina.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyatakan, telah meminta pihak YouTube untuk memblokir video yang berisikan anak-anak usia delapan tahun asal Indonesia, Malaysia, dan Filipina yang tengah berlatih perang. Video yang berdurasi 15 menit itu, dibuat oleh kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
"Setelah kami memperhatikan konten video tersebut, maka Kemkominfo telah meminta kepada Youtube untuk memblokir video tersebut," jelas Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemkominfo, Ismail Cawidu, melalui pesan singkat, Kamis (19/05).
Ismail menambahkan, ada dua link video beredar di YouTube yang berisi sama. Kedua link itu, telah diminta pemerintah untuk diblokir.
"Video yang Kemkominfo minta diblokir ada dua link masing-masing berdurasi 15 menit dan 2 menit," katanya.
Dalam video yang aslinya berdurasi 15 menit itu terlihat seorang pria berikat kepala hitam berlogat Malaysia menyampaikan pesan propaganda. Anak-anak kecil itu dilatih mereka menggunakan senjata. Tampak dari mereka terlihat serius melakukan latihan tembak. Menurut laporan dari Koran the Daily Mail, video itu dibuat di Hasakeh, daerah kekuasaan ISIS di sebelah utara Suriah.
Baca juga:
ISIS rilis video anak-anak Indonesia latihan perang di Suriah
Mata-mata wanita Rusia dieksekusi ISIS usai nikahi empat jihadis
ISIS pakai situs kencan untuk carikan istri buat para jihadis
Polri kecam video bocah Indonesia latihan perang ISIS
Serangan bom beruntun hantam Irak, 63 nyawa melayang