LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kementerian LHK gandeng BIN ungkap dalang kebakaran hutan

Dalam kasus kebakaran hutan ini sudah seharusnya pihak berwajib mengejar siapa dalang di balik peristiwa ini.

2015-09-19 14:02:31
Kebakaran Hutan
Advertisement

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Raffles Brotestes Panjaitan akan menggandeng Badan Intelijen Negara (BIN) dalam mengatasi kebakaran hutan. Hal itu guna mengungkap dalang di balik kebakaran hutan yang terjadi di beberapa daerah di Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan.

"Kita sudah melakukan komunikasi dengan BIN. Walaupun di daerah-daerah itu seharusnya ada intelijennya. BIN akan lakukan investigasi di sana," kata Raffles dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu (19/9).

Lebih jauh, dia menjelaskan, dalam kasus kebakaran hutan ini sudah seharusnya pihak berwajib mengejar siapa dalang di balik peristiwa ini. Sehingga, tidak hanya getol mengejar siapa yang melakukan pembakaran.

"Banyak pelaku pembakar ditangkap, tapi dalangnya belum terungkap," ujarnya.

Sementara, di kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif ARHI, Purwadi menilai ada baiknya guna menanggulangi kebakaran hutan sudah seharusnya tidak hanya dibebankan kepada pemerintah. Melainkan, lanjut dia, seluruh pihak baik yang berada di pusat maupun di daerah saling bahu membahu mengatasi kebakaran ini.

"Kami menyakini tidak akan bisa menyelesaikan sendiri tanpa melibatkan keseluruhan lapisan masyarakat," tukasnya.

Diketahui, sampai saat ini lahan yang terbakar totalnya mencapai luas 180 ribu hektare, yakni 3 ribu hektare di Sumatera Utara, 20 ribu hektare di Jambi, dan 68 ribu hektare di Sumatera Selatan. Pihak pemerintah pun telah menetapkan 10 nama perusahaan sebagai tersangka pembakar hutan, yaitu PT PMH, PT RPP, PT RBS, PT LIH, PT MBA, PT GAP, PT ASP, PT KAL, PT RJP dan PT SKM.

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.