LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kemensos janji rawat korban pencabulan di Kabupaten Tangerang

Kementerian Sosial tengah melakukan penilaian kepada 41 orang anak korban pedofilia tersebut. Hasilnya akan menjadi dasar penentuan intervensi atau aktivitas lanjutan kepada para korban.

2018-01-06 13:00:00
tangerang
Advertisement

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa prihatin terhadap aksi predator anak yang dilakukan WS alias Babeh yang melakukan kekerasan seksual kepada 41 anak di Kabupaten Tangerang. Menurut dia, mereka siap merawat korban terutama dari aspek kejiwaannya.

"Saya sangat menyayangkan bahwa kekerasan seksual terhadap anak-anak yang terjadi justru dilakukan oleh guru yang notabene adalah ujung tombak pendidikan bangsa," ungkap Khofifah, Sabtu (6/1), dalam keterangan tertulisnya.

Diterangkan dia, saat ini Kementerian Sosial tengah melakukan penilaian kepada 41 orang anak korban paedofil tersebut. Hasilnya akan menjadi dasar penentuan intervensi atau aktivitas lanjutan kepada para korban.

Advertisement

"Jika diperlukan dan keluarga mengizinkan nantinya korban bisa mendapatkan layanan psikososial di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) milik Kementerian Sosial di Bambu Apus, Jakarta Timur," ucap dia.

Saat ini tim yang diterjunkan kementerian sosial terdiri dari pekerja sosial dan konselor. Tugasnya adalah memberikan pendampingan dan advokasi sosial, membantu proses pemulihan dan perubahan perilaku anak, memberikan pertimbangan kepada aparat penegak hukum untuk penanganan rehabilitasi sosial anak.

"Pendampingan psikososial akan diberikan karena seluruh korban sangat besar kemungkinan mengalami trauma psikis," tuturnya.

Advertisement

Pihaknya juga mengapresiasi kesigapan Polresta Tangerang yang telah berhasil mengungkap kasus kekerasan seksual kepada anak atau pedofilia yang dilakukan WS alias Babeh.

Rata-rata usia anak yang menjadi korban kekerasan seksual oleh WS antara 10-15 tahun dan semua berjenis kelamin laki-laki. Modus tersangka dalam menjalankan aksinya dengan cara membujuk korban dengan iming-iming ilmu ajian pelet.

Menurut Khofifah, maraknya kasus pedofilia akhir-akhir ini berdampak pada rusaknya tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara karena yang menjadi korban adalah generasi penerus bangsa.

Khofifah mendesak agar pelaku pedofilia diganjar hukuman dengan sanksi pemberatan sesuai Perppu 1 tahun 2016 yang telah disahkan menjadi UU Nomor 17 Tahun 2016.

Khofifah menegaskan keberanian masyarakat dalam melaporkan dan mencegah tindak pidana pedofil akan sangat membantu pemerintah dalam mencegah dan menyelesaikan kasus tersebut.

"Bagi para orang tua jangan dianggap aib sehingga hal ini disembunyikan karena akan menghalangi proses psiko sosial terapi terhadap korban. Saya mengajak para orang tua agar lebih mengenal teknologi, karena saat ini pelaku pedofilia juga menggunakan sarana teknologi informasi untuk menggiring para korbannya. Awasi penggunaan smartphone pada anak. Dampingi anak dan berikan edukasi kepada mereka," imbuhnya.

Baca juga:
Pelaku pencabulan di Kabupaten Tangerang bisa dihukum maksimal
Babeh mengaku sodomi 41 bocah dan pernah jadi korban
Gubuk tempat babeh sodomi 25 anak sempat dibakar tetangga
Babeh takuti korban bisa kena sial 60 hari jika tak mau disodomi
Cabuli 25 bocah di Tangerang, babeh mengaku punya ajian semar mesem

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.