Kemenpora bantah ada bonus pelatih Asian Games yang belum tersalurkan
Isnanta menegaskan bahwa sebelum memberikan bonus kepada pelatih, Kemenpora sudah lama berkomunikasi dengan PB untuk meminta siapa-siapa saja pelatih yang melatih.
Kabar adanya bonus bagi pelatih Asian Games di cabang sepak takraw dan canoe tidak tersalurkan dibantah oleh Kemenpora. Kemenpora melalui Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta menyatakan bonus untuk pelatih itu sudah tersedia, hanya saja belum diambil oleh yang bersangkutan.
"Karena semua pelatih itu sudah diberikan dan sudah disiapkan buku tabungannya. Memang sudah ada yang mengambil dan ada yang belum, mungkin kesibukan masing-masing. Ada yang alasan sedang melatih ke luar negeri, ada pula karena jarak," kata Raden Isnanta saat konferensi pers di Media Center, Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (16/10).
Isnanta pun memberikan solusi bagi pelatih yang sudah berada di daerah dan tidak sempat datang ke Kemenpora, untuk mengonfirmasi jika ingin mengambil bonus di daerahnya. Asalkan di daerah tersebut terdapat Bank BRI. Sedangkan bagi pelatih yang memiliki kesibukan agar menyempatkan diri untuk datang langsung ke Kemenpora.
"Jadi sesungguhnya pelatih juga kadang dalam bahasa celoteh saya 'ah mungkin belum butuh kali', tapi ngga usah khawatir, ngga hilang duitnya. Karena buku tabungan itu sudah by name, bank juga ngga akan terus digerus habis,"
Isnanta menegaskan bahwa sebelum memberikan bonus kepada pelatih, Kemenpora sudah lama berkomunikasi dengan PB untuk meminta siapa-siapa saja pelatih yang melatih. Karena sebelumnya nama pelatih itu masuk dalam SK-nya kontingen dan bertuliskan ofisial, sementara mengacu pada pedoman aturan bonus itu hanya diberikan kepada pelatih dan asisten pelatih.
"Kita kan langsung minta surat SK dari PB tentang siapa melatih siapa. Setelah masuk suratnya langsung diproses bukunya dan sudah dikomunikasikan lagi ke PB dan meminta untuk mengambil buku tabungannya," jelasnya.
"Saya menyimpulkan ada komunikasi yang tidak sampai atau mungkin lupa, bisa juga, namanya pernah disampaikan mungkin lupa bisa jadi. Tapi ngga hilang (bonusnya) percayalah," tutupnya.
Baca juga:
Pelapor Roy Suryo disarankan kirim surat aduan ke Tipikor & Polres Jakpus
Pelapor Roy Suryo penuhi panggilan polisi terkait penggelapan aset negara
Lewat Sepeda Nusantara 2018, Kemenpora ajak masyarakat hidup sehat
Gala Desa ke-88 di Probolinggo jadi ajang cari bibit atlet potensial
Asian Para Games 2018 berakhir, Menpora terus semangati para atlet
JK sampaikan terima kasih kepada Menpora yang sukses kawal Asian Para Games 2018