LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kemenkes: Hampir Semua Provinsi Ada Vaksin Kedaluwarsa, Terbanyak di Jateng

Saat menyampaikan pemaparan di Komisi IX DPR, Maxi menyebutkan bahwa vaksin kedaluwarsa terjadi di hampir seluruh provinsi di Indonesia. Periode vaksin tersebut dikatakan kedaluwarsa yaitu Januari 2021-Maret 2022.

2022-03-30 12:50:16
Vaksin AstraZeneca
Advertisement

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu menyampaikan, banyak vaksin Covid-19 di Indonesia telah kedaluwarsa. Vaksin terbanyak yang mengalami kedaluwarsa yaitu AstraZeneca.

Saat menyampaikan pemaparan di Komisi IX DPR, Maxi menyebutkan bahwa vaksin kedaluwarsa terjadi di hampir seluruh provinsi di Indonesia. Periode vaksin tersebut dikatakan kedaluwarsa yaitu Januari 2021-Maret 2022.

"Hampir semua provinsi ada vaksin yang expired, dan yang paling banyak itu AstraZeneca," kata Maxi, dikutip melalui akun Youtube Komisi IX DPR, Rabu (30/3).

Advertisement

Provinsi dengan jumlah tertinggi vaksin kedaluwarsa ada di Jawa Tengah yang mencapai 1,1 juta lebih dosis, Jawa Timur 891.799 dosis, Jawa Barat 743.879 dosis, Sulawesi Selatan 718.066 dosis, Nusa Tenggara Barat 425.732 dosis, Yogyakarta 242.534 dosis, Nusa Tenggara Timur 218.795 dosis, Maluku 210.067 dosis, Banten 201.750 dosis, Sulawesi Tengah 198.831, DKI Jakarta 158.033 dosis.

Maxi juga menyampaikan, Provinsi Bali merupakan provinsi tertinggi dengan jumlah vaksin yang akan kedaluwarsa dengan rincian berikut;

Bali 191.540 dosis
Nusa Tenggara Timur 132.588 dosis
Lampung 107.190 dosis
DKI Jakarta 104.238 dosis
Jambi 67.032 dosis

Advertisement

Pemerintah berupaya agar stok vaksin yang masih ada dan menjelang kedaluwarsa agar bisa disuntikan kepada warga Indonesia. Setidaknya, dalam dua hari ini separuh dari ketersediaan vaksin dapat disuntikan, baik itu untuk dosis pertama, kedua, atau sebagai booster.

Berdasarkan penelitian statistik, Maxi optimis untuk Vaksin Sinovac dapat habis sebelum masa kedaluwarsa. Pertimbangannya, vaksin Sinovac juga disuntikkan untuk anak-anak. Sementara merek vaksin lainnya, diharapkan setengah jumlah dosis yang tersedia dapat habis.

"Kemungkinan Sinovac akan habis karena ini untuk anak. Mudah-mudahan bisa selesai separuh dalam dua hari ini," kata Maxi.

Baca juga:
Besok, 1 Juta Lebih Vaksin Covid-19 di RI akan Kedaluwarsa, Terbanyak AstraZeneca
CEK FAKTA: Hoaks Vaksin Pfizer Sebabkan Virus Ensefalitis
Sesuai Fatwa, Vaksinasi Covid-19 dan Booster Tak Batalkan Puasa
Warga di Karawang Serbu Vaksinasi Booster, Rata-Rata untuk Mudik
Mendagri Ingatkan Gubernur Segera Distribusikan Vaksin Setelah Disuplai Kemenkes
Jelang Ramadan, Kapolri Kejar Target Vaksinasi Booster

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.