Kemenhub: Jalur darat menuju Palu sudah bisa dilalui
Sementara itu, dari jalur udara, Kemenhub memastikan Bandara Palu kini telah bisa digunakan untuk penerbangan komersial. Ia juga menambahkan, dari jalur laut pun Kemenhub akan mengirim satu kapal lagi guna mengirimkan bantuan bencana bagi korban gempa Donggala.
Direktur Kenavigasian Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Sugeng Wibowo mengatakan, jalur darat menuju kota Palu telah bisa dilalui. Namun, tetap dengan beberapa keterbatasan menuju ke daerah tersebut.
"Jadi kalau menuju Palu dari sisi kiri bisa lewat kota Mamuju ke Donggala turun ke bawah ke Palu. Kalau dari sebelah kanan dari arah Gorontalo, Poso melalui kebun kopi melewati dekatnya pantauan itu sudah bisa dilewati," tuturnya di Ged
ung Kemenhub, Minggu (30/9).
Meski begitu, Sugeng mengungkapkan, warga masih dihadapi dengan perasaan trauma sehingga cenderung takut untuk melewati jalur ini.
"Kalau untuk lewat darat mungkin sudah bisa. Tapi karena infonya di sepanjang jalan masih banyak saudara-saudara yang mungkin karena ada rasa takut ya jadi khawatir," ujarnya.
Sementara itu, dari jalur udara, Kemenhub memastikan Bandara Palu kini telah bisa digunakan untuk penerbangan komersial. Ia juga menambahkan, dari jalur laut pun Kemenhub akan mengirim satu kapal lagi guna mengirimkan bantuan bencana bagi korban gempa Donggala.
"Sore satu kapal lagi, kapal navigasi, kapal merak akan berangkat dari Bitung. Itu lebih dari 30 jam mungkin nyampenya besok lusa. Saya kira itu yang bisa saya sampaikan terkait dengan kegiatan dari sisi kemenhub," tutupnya.
Baca juga:
Mendagri tegaskan warga korban gempa & tsunami Palu tak jarah minimarket
Viral video lumpur seret rumah & pohon saat gempa Palu, ini penjelasannya
Menko PMK minta korban luka, perempuan dan anak jadi prioritas
Balita korban gempa Palu ditemukan dalam parit usai terpisah dari orang tua
3 Hercules diterbangkan dari Lanud Hasanuddin bawa tim recovery ke Palu
Jokowi tentukan status bencana gempa & tsunami Palu usai tinjau lokasi