LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kemenhub: Hukuman 2 tahun jika balon udara ganggu penerbangan

Kemenhub: Hukuman 2 tahun jika balon udara ganggu penerbangan. Kemenhub mengimbau masyarakat yang tinggal di Cilacap, Wonosobo, Banjarnegara dan lainnya yang punya tradisi ngulukke atau melepas balon agar ditambat (diberi tali). Sehingga tidak mengganggu penerbangan.

2017-06-28 20:03:00
balon udara
Advertisement

Otoritas penerbangan, AirNav menerima 33 laporan tentang balon udara yang melintas dan mengganggu jalur penerbangan. PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang memperoleh laporan keberadaan balon udara yang terbang di wilayah penerbangan Semarang.

Keberadaan balon-balon tersebut berdasarkan laporan dari para pilot. Kemungkinan besar balon-balon tersebut terbawa angin dari daerah lain.

Pemerintah ikut angkat bicara. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan, ada ancaman hukuman bagi pelepas balon udara yang mengganggu penerbangan.

Advertisement

"Jangan sampai balon itu lepas ke angkasa. Kalau lepas ke angkasa ancamannya berat, hukuman 2 tahun dan denda Rp 500 juta," ujar Agus saat menggelar jumpa pers di Posko Lebaran, Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Rabu (28/6).

Karena itu pihaknya mengimbau sejumlah daerah yang mempunyai tradisi tersebut agar mematuhi aturan yang berlaku. Pihaknya sudah melakukan sosialisasi di sejumlah daerah agar tidak melepas balon. Apalagi jalur pantai utara Jawa merupakan jalur penerbangan terpadat nomor 5 di dunia. Jadi sangat berbahaya jika ketinggian balon dibatasi.

"Kami mengimbau masyarakat luas yang tinggal di Cilacap, Wonosobo, Banjarnegara dan lainnya yang punya tradisi ngulukke atau melepas balon agar ditambat (diberi tali) agar tidak mengganggu penerbangan. Untuk menyempurnakan Lebaran mereka, kami berencana bikin festival balon yang diikat," ucapnya.

Advertisement
(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.