Kemenhaj Sumbar Tuntaskan Pemberangkatan Haji Embarkasi Padang 2026
Kemenhaj Sumbar sukses menuntaskan Pemberangkatan Haji Embarkasi Padang untuk musim haji 1447 H/2026. Ini menandai berakhirnya fase keberangkatan jemaah menuju Tanah Suci.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) telah berhasil menuntaskan seluruh proses pemberangkatan jemaah calon haji dari Embarkasi Padang. Keberhasilan ini menandai selesainya fase keberangkatan 14 kelompok terbang (kloter) menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji musim 1447 Hijriah/2026.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenhaj Sumbar, M. Rifki, mengonfirmasi bahwa pemberangkatan kloter terakhir telah dilaksanakan pada Sabtu pagi, 9 Mei 2026. Proses ini berlangsung lancar melalui Bandara Internasional Minangkabau, memastikan semua jemaah dapat berangkat sesuai jadwal yang ditetapkan.
Secara total, Kemenhaj Sumbar memberangkatkan 5.402 calon haji pada musim ini, dengan dua jemaah terpaksa ditunda keberangkatannya karena alasan kesehatan. Penuntasan ini menunjukkan komitmen Kemenhaj dalam melayani jemaah haji dari wilayah tersebut.
Detail Pemberangkatan Kloter Terakhir dari Embarkasi Padang
Penuntasan pemberangkatan jemaah calon haji Embarkasi Padang ditandai dengan keberangkatan kloter 14 pada Sabtu pagi, pukul 10.05 WIB. Kloter terakhir ini membawa total 287 calon haji, termasuk para petugas yang mendampingi perjalanan ibadah mereka.
M. Rifki menjelaskan bahwa kloter 14 merupakan gabungan jemaah dari 15 kabupaten dan kota di Sumbar, serta beberapa jemaah asal Provinsi Bengkulu. Komposisi kloter ini mencakup 177 calon haji perempuan dan 110 laki-laki, menunjukkan keragaman asal daerah jemaah.
Jemaah tertua yang diberangkatkan tercatat berusia 84 tahun, sementara jemaah termuda berusia 18 tahun, menggambarkan spektrum usia jemaah haji. Selain itu, calon haji dari kloter 1 hingga 13 yang sebelumnya belum berangkat namun dinyatakan sehat, juga diberangkatkan bersama kloter 14 ini.
Total Jemaah Haji 2026 dan Perhatian Kesehatan
Secara keseluruhan, Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat telah memberangkatkan 5.402 calon haji untuk musim haji 2026. Angka ini mencerminkan jumlah signifikan jemaah yang mempercayakan keberangkatan mereka melalui Embarkasi Padang.
Meskipun demikian, terdapat dua calon haji yang keberangkatannya harus ditunda hingga musim haji berikutnya. Penundaan ini dilakukan karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan di rumah sakit, menunjukkan prioritas pada keselamatan dan kesehatan jemaah.
Keputusan penundaan ini diambil demi memastikan jemaah dapat menunaikan ibadah haji dalam kondisi fisik yang prima. Hal ini sejalan dengan prinsip bahwa ibadah haji membutuhkan kekuatan fisik yang memadai.
Imbauan Penting untuk Menjaga Stamina Selama Ibadah Haji
Ketua Kloter 14 Embarkasi Padang, Muhammad Nur Ali, secara khusus mengingatkan seluruh jemaah bahwa ibadah haji sangat erat kaitannya dengan kondisi fisik. Oleh karena itu, menjaga stamina menjadi kunci utama agar dapat melaksanakan seluruh rukun dan wajib haji dengan baik.
Ia menekankan pentingnya disiplin dalam menjaga kondisi fisik menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Tahapan-tahapan ini memerlukan energi dan ketahanan fisik yang optimal dari setiap jemaah.
Muhammad Nur Ali mengimbau jemaah untuk benar-benar menjaga stamina, cukup istirahat, disiplin dalam pola makan, serta memperbanyak minum air putih. Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu jemaah tetap bugar dan terhindar dari dehidrasi atau kelelahan selama beribadah di Tanah Suci. Dengan persiapan yang matang dan kepatuhan terhadap imbauan ini, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan meraih haji mabrur.
Sumber: AntaraNews