Kemendes PDTT dorong desa untuk lebih kreatif ciptakan inovasi
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigasi (Kemendes PDTT)akan terus mendorong desa-desa untuk lebih kreatif menciptakan inovasi sesuai dengan potensi yang ada desanya masing-masing
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigasi (Kemendes PDTT)akan terus mendorong desa-desa untuk lebih kreatif menciptakan inovasi sesuai dengan potensi yang ada desanya masing-masing.
Hal itu disampaikan Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi saat menghadiri bursa inovasi desa dan pameran produk unggulan desa di kabupaten ponorogo jawa Timur pada Minggu (31/12).
Menurutnya, Kemendes telah merancang program inovasi desa untuk memberikan percepatan terkait dengan perwujudan desa-desa untuk bisa lebih cepat mandiri, berkembang dan demokratis.
"Bukan hanya program inovasi desa saja yang kita laksanakan diseluruh indonesia. Kita juga melaksanakan bursa inovasi desa yang merupakan ajang penyebaran dan pertukaran gagasan-gagasan kreatif dan inovasi masyarakat desa," katanya.
Dalam bursa inovasi desa, beragam aneka inovasi desa di ponorogo telah dipamerkan yang terdiri dari 204 jenis kegiatan yang mencakup bidang kewirausahaan, infrastruktur dan sumber daya manusia.
"Harapan kami, dengan mereka (masyarakat desa) saling bertukar pengetahuan dan saling bertukar pengalaman akan tercipta suatu pengalaman-pengalaman yang secara kolektif yang nantinya akan dapat dimanfaatkan oleh masing-masing desa yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata dia.
Lebih lanjut, Anwar menyampaikan bahwa di Kabupaten Ponorogo dengan adanya program inovasi karena telah mengembangkan potensi yang ada di Desa akan dijadikan salah satu pilot project dari 500 pilot project yang akan dikembangkan dengan mendapat dukungan dari world bank.
"Wujudnya kongkret, diluar dari dana desa itu, kita akan memberikan insentif tambahan terkait program yang akan disampaikan oleh desa. Jadi silahkan kepala-kepala desa menyampaikan gagasan konsepnya, nanti kita akan uji dan kita akan berikan insentif yang disebut dengan program pembangunan masyarakat desa lokal ekonomic development," ucap dia.
Dalam rangkaian program inovasi desa yakni dengan melaksanakan bursa inovasi desa yang diselenggarakan di Gedung Apollo Ponorogo ini memamerkan 204 kegiatan inovatif desa yang telah dipraktekkan oleh desa-desa di wilayah Kabupaten Ponorogo dan juga contoh kegiatan inovasi desa yang disediakan oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT).
Selain kegiatan-kegiatan inovasi desa juga dipamerkan produk-produk unggulan desa, seperti kerajinan panahan, kerajinan kesenian Reyog, Kopi Klobot, dan masih banyak lagi produk-produk unggulan desa lainnya.
Turut hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Bupati Ponorogo, Bank Dunia, Konsultan Nasional Program Inovasi Desa (PID), Satuan Kerja Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Provinsi Jawa Timur, Konsultan Pendamping Wilayah 4 (KPW 4) P3MD Jawa Timur, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Ponorogo, Tim Inovasi Kabupaten Ponorogo (TIK), camat dan kepala seksi pemberdayaan masyarakat kecamatan se wilayah Kabupaten Ponorogo, Tim Pelaksanaan Inovasi Desa (TPID) se wilayah Kabupaten Ponorogo. kepala desa se wilayah Kabupaten Ponorogo, serta seluruh Pendamping Desa.
Sekjen Kemendesa PDTT, dan para undangan lainnya kemudian mengunjungi satu-persatu stan TPID menyaksikan kegiatan-kegiatan inovasi desa yang dipamerkan serta stan-stan pameran produk unggulan.
Para kepala desa sebagai pihak yang paling berkepentingan dalam bursa ini juga mengunjungi stan-stan inovasi desa untuk menyaksikan dan berkonsultasi kemungkinan jenis-jenis inovasi yang ditampilkan dipraktekkan di desanya masing-masing. Dengan demikian pertukaran ide-ide inovatif di Bursa Inovasi Desa ini mampu memperkaya referensi pemerintah desa dalam pembangunan desanya.
(mdk/paw)