Kemendagri Sentil Kepala Daerah, Vaksinasi Booster Masih di Bawah 10 Persen
"Saya mohon dan minta kesediaan masyarakat untuk kembali mendatangi gerai-gerai vaksin yang tersedia demi pulihnya dan membaiknya penanganan pandemi," katanya saat jumpa pers evaluasi PPKM, Senin (7/3).
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA mendorong kepada seluruh kepala daerah serta jajaran Forkopimda khususnya Jawa-Bali untuk terus menggalangkan vaksinasi. Terutama vaksinasi dosis ketiga yang saat ini masih dibawah 10 persen.
"Memacu pelaksanaan vaksinasi lanjutan (booster) yang masih di bawah 10 persen," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (8/3).
Tak hanya itu, dia juga berharap agar mereka segera mengakselerasi vaksinasi khususnya dosis kedua bagi lansia. Dia membeberkan saat ini mencapai 62 persen di Jawa Bali. Sementara itu Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memohon masyarakat kembali mendatangi gerai-gerai vaksin yang tersedia.
"Saya mohon dan minta kesediaan masyarakat untuk kembali mendatangi gerai-gerai vaksin yang tersedia demi pulihnya dan membaiknya penanganan pandemi," katanya saat jumpa pers evaluasi PPKM, Senin (7/3).
Target vaksinasi ketiga atau booster juga terus digencarkan pemerintah. Sebab, angka booster di kabupaten kota di Jawa Bali masih di bawah 10 persen.
"Pemerintah juga meminta seluruh wilayah Kabupaten kota Jawa Bali untuk terus mendorong vaksinasi booster yang masih di bawah 10 persen di Jawa Bali," ungkapnya.
Baca juga:
Vaksinasi Serentak di Indonesia, Polri Targetkan Penyaluran 1,1 Juta Dosis
Pemerintah Pastikan Percepat Vaksinasi Covid-19 Lansia untuk Menuju Fase Endemi
Percepat Pemulihan Wisata, Pemprov Bali Kebut Capaian 30 Persen Vaksinasi Booster
Luhut: Seluruh Kompetisi Olahraga Boleh Dihadiri Penonton, Asal Sudah Booster
Girangnya Pedagang Cendol dan Petani Ikan Dapat Motor Usai Disuntik Vaksin Covid-19