Kemendag Siap Bantu Pasarkan Simulator ke Pasar Luar Negeri
Namun, dorongan ini tidak bisa dilakukan oleh Kementerian Perdagangan sendiri. Jerry membutuhkan kementerian lain untuk bisa menerabas kendala terutama masalah regulasi di berbagai negara tujuan.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjanjikan untuk membantu memasarkan alat simulator buatan dalam negeri untuk kebutuhan kesehatan, pendidikan hingga militer ke pasar luar negeri.
Hal ini disampaikan Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga saat meninjau ke PT. Alam Virtual Semesta (AVS) di Jalan Katamso, Kota Bandung, Selasa (4/8).
Perusahaan tersebut diketahui memproduksi berbagai simulator di antaranya, Tank Driving Simulator, Medical Simulator, Gun Simulator, Compact Virtual Simulator, Welding Simulator, virtual body anatomy dan Train Simulator.
Untuk keperluan pemasaran, ia akan membantu dengan memanfaatkan tim yang dapat mendata kebutuhan pasar luar negeri, seperti negara-negara Eropa dan Amerika. Apalagi, Kementerian Perdagangan memiliki negara yang sudah menjalin kerjasama di berbagai sektor.
"Kebetulan di kami memiliki Atase (Pengembangan pasar dan promosi perdagangan di negara akreditasi) dan Indonesia Trade Promotion Centre yang tersebar di banyak negara dan berkoordinasi dengan perwakilan di KBRI dan KJRI," jelasnya.
Namun, dorongan ini tidak bisa dilakukan oleh Kementerian Perdagangan sendiri. Jerry membutuhkan kementerian lain untuk bisa menerabas kendala terutama masalah regulasi di berbagai negara tujuan.
"Ini tantangan, agar kita bisa sinergi dengan kementerian lain," katanya.
Di tempat yang sama, pihak dari PT. AVS, Rivira Yuana mengklaim kualitas produk simulator yang diproduksi bisa bersaing, terlebih harganya lebih murah dibanding produk sejenis.
Ia mencontohkan, simulator untuk memasang ring jantung asal luar negeri yang dimanfaatkan di berbagai perguruan tinggi Indonesia harganya Rp 11 miliar. sedangkan produk simulator yang sama buatannya dihargai Rp 6 miliar.
(mdk/fik)