Kemenag Siapkan Rp399 M untuk Digitalisasi 2.666 Madrasah
Anggaran itu bukan hanya diperuntukkan mendigitalisasi madrasah, melainkan juga untuk optimalisasi sanitasi dan fasilitas penunjang lainnya.
Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen untuk melakukan digitalisasi di satuan pendidikan di bawah institusinya. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp399 miliar untuk mendorong digitalisasi madrasah tahun ini.
Anggaran itu bukan hanya diperuntukkan mendigitalisasi madrasah, melainkan juga untuk optimalisasi sanitasi dan fasilitas penunjang lainnya.
"Pada tahun 2021 kami menyiapkan anggaran bantuan afirmasi madrasah untuk mendukung optimalisasi sanitasi dan program digitalisasi pendidikan senilai Rp399 miliar yang diperuntukkan bagi 2.666 madrasah di seluruh Indonesia," ujar Yaqut dalam sebuah acara yang disiarkan kanal Youtube Kemendikbud, dikutip pada Kamis (5/8/2021).
Kemenag juga tengah mengembangkan aplikasi guna mempercepat proses tersebut. Menurut Yaqut, Kemenag platform itu disebut Super App.
Tak ketinggalan usaha ini diakselerasi dengan memperkuat jaringan internet dan listrik di daerah-daerah yang masih kerap terkendala kedua masalah itu.
"Dalam konteks upaya pengembangan digitalisasi pendidikan, kami juga sudah sedang dan akan melakukan sejumlah terobosan di antaranya adalah pengembangan platform Super App yang akan menjadi semacam rumah digital di Kemenag, program buku digital madrasah, optimalisasi e-Learning madrasah, dan penguatan jaringan listrik dan internet di wilayah 3T," pungkas dia.
Reporter: Yopi Makdori
(mdk/ray)