Kemenag sebut korban penipuan umrah Hannien Tour lebih dari 500 orang
Kemenag sebut korban penipuan umrah Hannien Tour lebih dari 500 orang. Guna membantu tim Polresta Surakarta dalam mengusut kasus penipuan biro umrah, pihaknya telah menurunkan tim untuk menelusuri kemungkinan adanya korban lain.
Kementerian Agama (Kemenag) Surakarta memperkirakan korban penipuan dan penggelapan biro umrah dan haji PT Ustmaniyah Hannien Tour di Solo, lebih dari 500 orang. Data tersebut diperoleh dari hasil penelusuran yang dilakukan tim Kemenag.
Ratusan korban tersebut berasal dari Kota Solo dan 6 kabupaten sekitar. Yakni Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Wonogiri, Karanganyar dan Sragen.
"Dari hasil penelusuran tim Kantor Kemenag Surakarta, ada sekitar 500 korban penipuan biro umrah Hannien Tour di Surakarta," ujar Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kankemenag Surakarta, Rosyid Ali Safitri di Mapolresta Surakarta, Kamis (4/1).
Guna membantu tim Polresta Surakarta dalam mengusut kasus penipuan biro umrah, pihaknya telah menurunkan tim untuk menelusuri kemungkinan adanya korban lain.
Rosyid menambahkan, tersangka kasus tersebut masih akan terus bertambah. Hal itu lantaran ada lima pengurus biro umrah tersebut yang terdaftar di Kemenag Surakarta. Padahal saat ini baru ada empat yang tertangkap.
"Menurut data kami ada sekitar lima orang kepengurusan Hannien Tour. Yang tertangkap sekarang kan baru direkturnya sama bendaharanya," tandasnya.
Meski ikut menelusuri korban, pihaknya tetap menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut ke Satreskrim Polresta Surakarta.
Baca juga:
Penipuan jemaah umroh, dua staf Hannien Tour ditangkap polisi
YLKI desak Kemenag bentuk crisis center penipuan umroh Hannien Tour
Kasus penipuan jemaah umrah, Dirut Hannien Tour bergaji Rp 75 juta
Ingin temui tersangka, korban Hannien Tour kembali geruduk Polresta Surakarta
Kementerian Agama cabut izin biro perjalanan umrah Hannien Tour