LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kemenag Kucurkan Rp1,178 Triliun Bantu Pembelajaran Jarak Jauh Pendidikan Agama

Kucuran dana ini dapat memudahkan akses para siswa, mahasiswa, guru, dan dosen dalam proses PJJ. Teknisnya, mereka akan menerima kuota internet gratis selama tiga bulan.

2020-10-23 21:33:00
Kemenag
Advertisement

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Nizar, membenarkan kucuran dana senilai Rp1,178 triliun, untuk membantu pembelajaran jarak jauh (PJJ) pendidikan agama. Bantuan ini diberikan untuk pendidikan agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Khonghucu.

"Usulan anggaran Kementerian Agama sudah disetujui oleh Kementerian Keuangan dengan anggaran mencapai Rp'1,178 triliun, alhamdulillah," kata Nizar dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/10).

Nizar meyakini, kucuran dana ini dapat memudahkan akses para siswa, mahasiswa, guru, dan dosen dalam proses PJJ. Teknisnya, mereka akan menerima kuota internet gratis selama tiga bulan.

Advertisement

"Bantuan PJJ ini akan diberikan dalam bentuk paket data internet bagi pendidik dan peserta didik. Kemenag rencananya akan menjalin kerjasama dengan lima operator seluler di Indonesia," jelas Nizar.

Nizar mengamini, keterbatasan paket data selama ini menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan PJJ di masa pandemi. Nizar berharap, dengan bantuan Kemenag, PJJ akan lebih lancar dan tidak membebani pendidik dan peserta didik.

“Semua ini bagian upaya Kementerian Agama meringankan beban ekonomi orang tua saat pandemi yang bersumber dari dana di luar APBN,” dia menyudahi.

Advertisement

Sebagai informasi, alokasi anggaran bantuan PJJ ini adalah lanjutan dari program kerja Ditjen Pendidikan Islam yang telah bekerjasama dengan lima provider seluler di Indonesia untuk penyediaan kartu perdana gratis bagi civitas akademika madrasah.

Program ini sudah bergulir sejak September 2020 dan sudah mulai dimanfaatkan pendidik dan peserta didik madrasah. Kelima provider itu adalah Telkomsel , Indosat, XL Axiata, Tri, dan Smartfren.

Reporter: Muhammad Radityo Priyasmono
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ini Pesan Menag Fachrul Razi di Hari Santri Nasional
Kemenag Siapkan Anggaran Rp10 T untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Ribuan Madrasah
Antisipasi Radikalisme, Kemenag Siapkan Materi Khotbah Jumat
Dana BOS Madrasah dan Pesantren Naik Jadi Rp980 Miliar
Semarakan Hari Santri 2020, Kemenag Gelar Youtuber Shalawat Summit
BPJPH-LPPOM MUI Jalin Kerja Sama Fasilitasi Sertifikasi Halal Pelaku UMK

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.