Kemacetan Akibat Penyekatan di Lenteng Agung Diklaim Berkurang Usai Dikanalisasi
Untuk jumlah kendaraan yang berasal dari Depok sendiri sekitar 900 ribu dan yang berasal dari Kota Bogor sekitar 200 ribu kendaraan.
Kakorlantas Polri Irjen Istiono mengatakan, pihaknya sudah memprediksi jika 60 persen orang yang dari Bogor dan Depok bekerja di Jakarta. Hal ini ia katakan saat meninjau pos penyekatan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
"Melihat pelaksanaan penyekatan di Lenteng Agung. Lenteng Agung ini dari evaluasi pertama memang bener, hari Senin kita sudah prediksi sebelumnya bahwa yang dari Bogor sama Depok itu 60 persen bekerja di Jakarta," kata Istiono kepada wartawan, Rabu (7/7).
Ia pun menyebut, untuk jumlah kendaraan yang berasal dari Depok sendiri sekitar 900 ribu dan yang berasal dari Kota Bogor sekitar 200 ribu kendaraan.
"Artinya, 70 persen pergerakan sepeda motor yang di sana yang bekerja di Jakarta ini juga cukup padat. Kita sudah antisipasi prediksi," sebutnya.
Pada awal penyekatan di hari biasa atau hari kerja, papar Istiono, telah terjadi kemacetan atau antrean kendaraan sepanjang satu hingga dua kilometer.
"Tapi hari Senin bagian evaluasi kami, Polda Metro melakukan evaluasi, pengecekan di sini. Dan hari ini kita cek bahwa penyempurnaan penyekatan cukup baik. Jadi ada kanalisasi-kanalisasi yang dilakukan," paparnya.
"Kita bisa menyeleksi antara sektor esensial dan kritikal yang ada di sini. Bahwa yang sebelah kanan kita atur roda dua, kemudian roda empat di tengah. Kemudian sebelah kanan adalah nakes," sambungnya.
Dengan adanya pemilahan-pemilahan tersebut, membuat petugas lebih mudah dalam mengatur lalu lintas dan melakukan pengecekan mana yang memenuhi syarat untuk bisa masuk ke Jakarta dan mana yang harus diputar balikkan.
"Makanya masih ada putar balik karena tidak memenuhi syarat," tutupnya.
Baca juga:
KPK Siap Kawal Program Bansos Covid-19 Saat PPKM Darurat
Polisi akan Tambah Penyekatan di Bekasi Menuju Tol Jakarta-Cikampek
Ini Skenario Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi 2021 Pemerintah
Pantau Stasiun, Anies Sebut Banyak Perusahaan Non Esensial Langgar PPKM Darurat
DPR Minta Pemerintah Beri Subsidi ke Industri dan UKM Agar Tak Langgar PPKM Darurat
Menko Airlangga ke Australia: Percepatan Vaksinasi & Pemberlakuan PPKM Jadi Kunci