Keluarga Ramlan: Lebih baik Ius Pane serahkan diri daripada ditembak
Keluarga sudah meminta Ramlan untuk bertobat. Tapi sampai ajal tiba Ramlan tidak pernah mendengarkan. Ramlan sudah mulai merampok sejak 2001.
Abner Sitorus, kerabat Ramlan kapten perampokan Pulomas, menyarankan Ridwan Sitorus alias Ius Pane alias Marihot Sitorus (45) agar menyerahkan diri pada polisi. Menurutnya, itu lebih baik daripada didor polisi.
"Lebih baik menyerahkan diri. Daripada bernasib sama seperti Ramlan," kata Sitorus di TPU Kalimulya 3, Depok, Jumat (30/12).
Menurutnya, tindakan Ius Pane melarikan diri bukan solusi tepat. Sebab, polisi pasti bisa menangkap buronan. "Daripada ditembak lebih baik menyerahkan diri," saran dia.
Dirinya mengaku tidak begitu akrab dengan Ramlan. Namun dia mengetahui kalau Ramlan adalah residivis. "Sudah sejak tahun 2001. Bahkan, Ramlan sudah mulai merampok sejak saat itu," katanya.
Sebagai kerabat, dia sudah meminta Ramlan untuk bertobat. Tapi sampai ajal tiba Ramlan tidak pernah mendengarkan. "Kalau sudah ada peluang pasti nekat. Tidak bisa kalau tidak begitu (merampok)," ucapnya.
Baca juga:
Pendeta pimpin pemakaman kapten perampokan Pulomas dengan video call
Jenazah kapten perampok rumah mewah di Pulomas dimakamkan di Depok
Ramlan Butar-Butar dkk sudah berniat merampok sejak 24 Desember
2 Pistol dipakai perampok Pulomas ditemukan di penjual daun pisang
Terus berzikir, cara Anet tenangkan hati saat penyekapan
Ini Ridwan Sitorus, buronan berbahaya kasus Pulomas
Ini alasan Polresta Depok tak tahan Ramlan yang kemudian jadi DPO