Keluarga korban meninggal akan polisikan panitia bagi sembako di Monas
Roby, pendamping keluarga dua bocah yang meninggal dalam acara pembagian sembako di kawasan Monas, Jakarta Pusat, akan melaporkan pihak penyelenggara ke Bareskrim Mabes Polri. Polisi sebelumnya menyebut bocah MR (13) dan AR (11) meninggal karena suhu tubuh yang tinggi dan dehidrasi.
Roby, pendamping keluarga dua bocah yang meninggal dalam acara pembagian sembako di kawasan Monas, Jakarta Pusat, akan melaporkan pihak penyelenggara ke Bareskrim Mabes Polri. Polisi sebelumnya menyebut bocah MR (13) dan AR (11) meninggal karena suhu tubuh yang tinggi dan dehidrasi.
"Rencana mau ke Bareskim, mau buat laporan. Melaporkan pihak penyelenggara," kata Roby saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (2/5).
Dirinya pun menegaskan, pihaknya akan melaporkan pihak penyelenggara ke Bareskrim atas tewasnya MR dan AR dalam acara pembagian sembako pada Sabtu (28/4) kemarin.
"Belum sampai (masih di jalan). Pokoknya hari ini melaporkan ke Bareskrim," tegasnya.
Roby akan membuat laporan ke Bareskrim juga tak hanya sendiri, tapi juga bersama keluarga korban yang anaknya tewas dalam acara pembagian sembako tersebut. "Hari ini keluarga korban ikut," tandasnya.
Sebelumnya, Forum Untukmu Indonesia melakukan acara bagi-bagi sembako di Monas pada Sabtu (28/4) lalu. Informasi diterima Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, dua orang meninggal dalam acara bagi-bagi sembako tersebut.
Hal ini diungkapkan usai dirinya mendapat laporan hasil dari pertemuan secara tertutup dengan pihak FUI dan Dinas Pariwisata dan Budaya DKI. "Kami sangat prihatin ada dua korban yang mesti kehilangan nyawanya. Dua-duanya warga Pademangan," ucap Sandiaga di kantornya, Jakarta, Senin (30/4).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menyampaikan isu yang menyatakan dua anak ini meninggal karena mengantre sembako keliru. "Tidak benar," ujarnya di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (1/5)
Argo menjelaskan, kedua anak ditemukan di luar pagar atau area Monas dan tidak dalam keadaan sedang mengantre sembako. "Kita temukan di luar pagar tergeletak," kata Argo. "Kita temukan tidak mengantre," tambahnya.
Baca juga:
Panitia bagi sembako di Monas bantah terkait PDIP, tak kenal Charles Honoris
Polisi pastikan dua anak meninggal di Monas bukan karena antre sembako
Walkot klaim tak tahu ada aksi bagi sembako dalam pesta rakyat di Monas
Sandiaga panggil panitia acara bagi-bagi sembako di Monas
Sandiaga dapat info ada dua orang meninggal saat bagi-bagi sembako di Monas