LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Keluarga diminta Basarnas bawa sikat gigi dan rambut copilot Harvino

"Saya masih berharap ada keajaiban, saya berharap kakak saya masih bisa selamat. Malam ini kami menggelar doa dan tahlil, semoga yang terbaik buat kakak saya," ujar adik Harvino, Vinny Wulandari.

2018-10-29 20:45:00
Lion Air Jatuh
Advertisement

Pesawat Lion Air JT610 yang membawa 178 penumpang dewasa, satu anak, dua bayi dan 7 awak kabin jatuh di perairan Tanjung Karawang, Senin (29/10/2018) pagi. Pesawat itu dikendalikan oleh pilot Captain Bhavye Suneja dan Copilot Harvino.

Novi Cahyadi, kaka Harvino menyatakan pihaknya telah dihubungi pihak Basarnas untuk memberikan sampel DNA berupa sikat gigi dan rambut korban.

"Info terakhir keluarga diminta berikan dokumen, sampel sikat gigi dan rambut oleh Basarnas, untuk pemeriksaan DNA," kata Novi Cahyadi, Senin (29/10/2018).

Advertisement

Hingga malam ini, sejumlah kerabat, famili dan rekan kerja Harvino masih berdatangan memberikan doa dan semangat kepada keluarga korban. Pihak keluarga dan kerabat berharap, Harvino bisa kembali pulang dalam keadaaan selamat.

"Saya masih berharap ada keajaiban, saya berharap kakak saya masih bisa selamat. Malam ini kami menggelar doa dan tahlil, semoga yang terbaik buat kakak saya," ujar adik Harvino, Vinny Wulandari.

Sementara itu, PT Lion Air Grup menerbangkan secara bertahap 90 anggota keluarga korban pesawat jatuh Lion Air di perairan Tanjung Karawang, dari Pangkal Pinang.

Advertisement

"Saat ini 90 orang dari pihak keluarga penumpang sudah didatangan ke Jakarta dari berbagai daerah, dimana disiapkan fasilitas akomodasi (penginapan) serta pusat informasi di hotel Ibis daerah Cawang, Jakarta Timur," ucap Corporate communication strategis Lion Air Group, Danang Mandala Probantoro, Senin (29/10/2018) dalam keterangannya.

Agar memudahkan mobilitas ke posko Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma, lanjut dia, 76 orang anggota keluarga korban direncakan akan kembali didatangkan.

"Terkait dengan kejadian dimaksud, Lion Air membuka crisis center di nomor telepon (021)-80820000 dan untuk infomasi penumpang di nomor telepon (021)-80820002," ucap Danang.

"Kami sangat prihatin dengan kejadian tersebut dan akan terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk mempercepat kepastian infomasi terkait dengan keadaan penumpang dan awak pesawat. Kiranya kepada keluarga penumpang beserta awak pesawat diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menerima cobaan ini serta kepada para petugas SAR diberikan kelancaran dan kemudahan," kata dia.

Baca juga:
Lion Air jatuh, keluarga di Gunungkidul tunggu kepastian nasib Herjuno Darpito
Basarnas belum temukan korban selamat jatuhnya Lion Air di Karawang
5 Fakta unik di balik tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610
Korban Lion Air jatuh, hakim Rizal Mahdi ke Jakarta karena rindu anak dan cucu
Besok, KRI Banda Aceh ikut evakuasi Lion Air jatuh di Tanjung Karawang
Keluarga korban pesawat Lion Air datangi Posko Antemortem

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.