Kelompok bersenjata di Papua harus diwaspadai
"Kita harus menyadari masih ada kelompok bersenjata yang harus kita waspadai," ujar Laksamana Agus Suhartono.
Aksi penembakan oleh kelompok bersenjata terus terjadi di Papua. Panglima TNI, Laksamana Agus Suhartono meminta agar masyarakat mewaspadai kelompok tersebut.
"Artinya memang setiap jengkal wilayah kita itu kan keamanannya sudah kita upayakan seoptimal mungkin, tetapi manakala masih ada kejadian, kita harus menyadari masih ada kelompok bersenjata yang harus kita waspadai," ujar Agus di Gedung DPR, Kamis (31/5).
Perihal penembakan warga Jerman di Papua diminta untuk menanyakan ke pihak Polri. Pasalnya, sinergitas antara TNI dan Polri sudah terjalin disana.
"Sebenarnya sinergisitas antara TNI Polri sudah berjalan. Tapi masalah penembakannya itu sendiri, tolong ditanyakan ke Polri, kerena itu kewenangannya di polri," kata Agus.
Warga negara Jerman menjadi korban penembakan di pantai Base G Jayapura, Dietmer Pieper (55) saat bersama istrinya Eva Medina yang berkebangsaan Spanyol berada di pantai Base G Kodya Jayapura, oleh orang tak dikenal (OTK), Selasa (29/5).
Dietmar Pieper (55) berkebangsaan Jerman memegang paspor ber no C1WVZVXNL yang berlaku hingga 12 Januari 2019, sedangkan istri korban Eva Medina yang berkebangsaan Spanyol dengan paspor no P ESP X 463056 berlaku hingga 28 Januari 2014.(mdk/did)