LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kelompok Baha'i desak pemerintah minta dilegalkan

Meminta pemerintah segera memberikan legalitas hukum terkait kepercayaan yang dianut kelompoknya.

2014-08-07 19:35:47
Agama Bahai
Advertisement

Pengurus resmi kepercayaan Baha'i Indonesia meminta pemerintah segera memberikan legalitas hukum terkait kepercayaan yang dianut kelompoknya. Legalitas hukum itu diminta karena mereka menilai kepercayaan yang dianutnya bukan aliran yang melenceng.

Menurut pengurus Baha'i, kepercayaan yang dianut kelompoknya berdiri sendiri dan bukan aliran atau sekte dari agama manapun. Agama ini eksis di 191 negara dan 46 wilayah teritorial di dunia.

"Seperti juga dengan agama-agama lain, agama Bahá'i tidak terkait dengan negara tertentu manapun. Agama Bahá'i adalah Agama yang universal," demikian pernyataan resmi majelis rohani nasional Baha'i Indonesia yang diterima merdeka.com, Kamis (7/8).

Mereka mengatakan, kepercayaan yang dianutnya juga memiliki lembaga-lembaga lokal dan nasional di 182 negara. Termasuk perwakilan formal non-pemerintahan di Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sebelumnya Pemerintah Indonesia tengah mengkaji kepercayaan baru bernama Baha'i. Kepercayaan ini tengah berkembang di masyarakat. Baha'i juga telah menyebar di beberapa kota di Indonesia.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyebut, jumlah pemeluk Baha'i di Banyuwangi 220 orang, Jakarta 100 orang, Medan 100 orang, Surabaya 98 orang, Palopo 80 orang, Bandung 50 orang, dan Malang 30 orang.

Lewat pernyataan resmi yang disampaikan ke redaksi merdeka.com, kepercayaan Bahá'i pertama kali masuk ke Indonesia sekitar tahun 1885. Mereka mengklaim penganutnya saat ini tengah tersebar di 28 Propinsi di Indonesia.

Kepercayaan ini dibawa oleh dua orang pedagang dari Persia dan Turki, yaitu Jamal Effendi dan Mustafa Rumi. Dalam situs resmi agama Baha'i di Indonesia dijelaskan, agama Bahai adalah agama yang independen dan bersifat universal, bukan sekte dari agama lain. Namun, berapa jumlah pemeluk Baha'i di Indonesia hingga saat ini tidak diketahui dengan pasti.

Definisi kepercayaan Baha'i adalah agama monoteistik yang menekankan pada kesatuan spiritual bagi seluruh umat manusia. Kepercayaan ini mulai dikenal di Persia atau Iran pada abad 19. Pendirinya bernama Bahaullah. Pada awal abad 21, jumlah penganut Bahai sekitar enam juta orang yang tersebar di seluruh dunia.

Dalam ajaran Baha'i, sejarah keagamaan dipandang sebagai suatu proses pendidikan bagi umat manusia melalui para utusan Tuhan, yang disebut para "Perwujudan Tuhan". Bahaullah dianggap sebagai Perwujudan Tuhan yang terbaru.

Dia mengaku sebagai pendidik Ilahi yang telah dijanjikan bagi semua umat dan yang dinubuatkan dalam agama Kristen, Islam, Buddha, dan agama-agama lainnya. Dia menyatakan bahwa misinya adalah untuk meletakkan pondasi bagi persatuan seluruh dunia, serta memulai suatu zaman perdamaian dan keadilan, yang dipercayai umat Bahai pasti akan datang.

Dasar ajaran Baha'i adalah asas-asas keesaan Tuhan, kesatuan agama, dan persatuan umat manusia. Pengaruh dari asas-asas hakiki ini dapat dilihat pada semua ajaran kerohanian dan sosial lainnya dalam agama Bahai.

Agama ini dalam kegiatan keagamaannya juga ada sembayang wajib. Sembayang ini bisa dilakukan secara perseorangan. Kegiatan keagamaan lainnya adalah selamatan sembilan belas hari, ada pula kegiatan doa bersama, yang terbuka bagi orang dari semua agama, di mana doa-doa dibacakan dari tulisan suci berbagai agama.

Ada sembilan hari besar yang dirayakan oleh masyarakat Bahai yang memperingati peristiwa-peristiwa khusus dalam sejarah Bahai. Sedangkan rumah ibadah Bahai dinamakan Mashriqul-Adhkar atau Tempat-terbit pujian kepada Tuhan. Tempat itu untuk berdoa, meditasi dan melantunkan ayat-ayat suci Bahai dan agama-agama lain. Rumah ibadah Bahai ini terbuka bagi orang-orang dari semua agama.

Sampai sekarang di seluruh dunia ada tujuh rumah ibadah Baha'i; di New Delhi, India; Kampala, Uganda; Frankfort, Jerman; Wilmette, Illinois, Amerika Serikat; Panama City, Panama; Apia, Samoa Barat; dan Sydney, Australia.(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.