Kelompok Aktivis 98 Sebut Syarat People Power Tak Terpenuhi di Zaman Sekarang
"People power yang sebetulnya, syarat-syarat people power itu tidak terpenuhi di zaman sekarang," kata Wahab.
Isu people power atau menggalang kekuatan masyarakat, terus digaungkan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga. Anggota Rembug Nasional Aktivis 1998, Wahab Talaohu mengatakan sekarang sudah tak tepat waktunya untuk melakukan gerakan itu.
Hal ini disampaikannya saat berziarah dan tabur bunga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon, Jakarta Timur, dalam rangka memperingati 21 tahunnya tragedi Mei 1998.
Dia membedakan bagaimana gerakan masyarakat dan aktivis menumbangkan rezim orde baru, dengan kediktatoriat dan banyak memakan korban jiwa.
"People power yang sebetulnya, syarat-syarat people power itu tidak terpenuhi di zaman sekarang," kata Wahab di Jakarta, Selasa (14/5).
Menurutnya, hari ini tidak ada penindasan. Apalagi mencoba memiskinkan rakyat Indonesia yang ada. "Hari ini tidak ada penindasan, tidak ada pemiskinan terhadap rakyat, malah membangun Infrastruktur dari Sabang sampai Merauke. Kami bangga sebagai orang timur, ada infrastruktur yang dulu termarjinalkan, hari ini kita bisa merasakan. Tidak ada kita temukan syarat-syarat people power," ujarnya.
Dia memandang, mereka-mereka yang menyerukan people power ini, hanya ingin mengambil alih kekuasaan, tanpa mengikuti aturan yang ada. "Mereka ingin mengambil, mencuri kembali kekuasaan bangsa ini dengan alasan people power," ungkap Wahab.
Oleh karena itu, pihaknya akan terus mendukung KPU sampai diumumkannya pemenang pemilu pada 22 Mei 2019.
"Dan tanggung jawab sejarah kita, tanggung jawab ideologi kita sebagai aktivis 98 kita akan datang untuk memastikan jalanya proses demokrasi berjalan aman, tertib, dan damai," tandas dia.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber : Liputan6.com
Baca juga:
Aktivis Tabur Bunga Peringati Tragedi Mei 98
Ibu Korban Berharap Kerusuhan Mei 1998 Jangan Pernah Terulang Kembali
Peringatan Tragedi Mei 1998, Presiden Terpilih Diminta Tak Beri Jabatan Pelanggar HAM
Keluarga Korban Kerusuhan Mei 1998 Tabur Bunga di Mal Klender
Aktivis 98 Berziarah ke Makam Korban Tragedi Trisakti