LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Keliling ke Rumah Siswa, Kisah Perjuangan Guru Honorer di Perbatasan Jateng-Jatim

Puji Lestari (31) tampak bersemangat menyambangi anak-anak SD Negeri 2 Tambakromo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora di rumahnya masing-masing.

2020-10-19 06:04:00
Corona di Indonesia
Advertisement

Puji Lestari (31) tampak bersemangat menyambangi anak-anak SD Negeri 2 Tambakromo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora di rumahnya masing-masing. Puji adalah seorang guru honorer di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur.

Kepada Liputan6.com, dia mengaku rela melakukan ini karena lembaga pendidikan khususnya di Blora melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan menerapkan metode home visit dari rumah ke rumah di tengah pandemi Covid-19.

"Meski pembelajaran seperti ini tidak maksimal, tapi komunikasi guru dengan peserta didik masih terjalin dengan baik," kata dia seperti dilansir Liputan6.com, Minggu (18/10).

Advertisement

Menurut Puji, saat ini pembelajaran tatap muka belum diperbolehkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Blora. Sebab itu, dirinya sebagai guru honorer diembani tugas agar tetap mengetahui kondisi peserta didiknya secara langsung.

Saat dia mengunjungi satu persatu peserta didiknya, diketahuinya bahwa tidak semua anak memiliki ponsel untuk belajar daring.

"Yang punya biasanya kita ajarin dan diajarin orangtuanya juga, sementara yang tidak punya ponsel android kita ajarin dari rumah ke rumah," ucap Puji.

Advertisement

Puji tidak lupa selalu membawa masker untuk diberikan ke masing-masing peserta didik saat door to door menyambangi dan mengajak belajar.

"Dikasihkan satu-satu, kan tidak semua anak punya masker sendiri-sendiri. Cara belajarnya pun kita ajari agar jaga jarak. Selain itu kita kasih tahu juga untuk sering-sering cuci tangan menggunakan sabun," ungkap dia.

Kepala SD Negeri 2 Tambakromo Fiqri Hidayat memang menganjurkan kepada masing-masing guru agar mengajarkan protokol kesehatan kepada anak-anak. Sebab, penting mengajari dan melatih peserta didik untuk membiasakan diri patuh protokol kesehatan dalam menerapkan 3 M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun).

"Itu tugas guru juga di sela-sela mengajari peserta didik saat home visit dari rumah ke rumah ataupun pada saat daring. Pihak orangtua masing-masing peserta didik juga kita minta untuk selalu mengingatkan akan pentingnya 3 M di tengah pandemi Covid-19 saat ini," kata Fiqri.

Reporter: Ahmad Adirin
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Berkarya Lewat Bank Sampah
Memajukan Kampung Lewat Jaringan Internet
Daniel Alexander, Lentera Bagi Anak-Anak Papua
Dr Andani Rogoh Rp850 Juta Uang Pribadi Demi Lab Spesimen Covid-19
Kisah Dokter Selamatkan Anjing dari Dampak Pandemi
VIDEO: Sang Pengubah Rupa Sampah
Melawan Kepungan Gadget Lewat Perpustakaan Keliling Ala Penjual Cilok di Jombang

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.