LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kelelahan Bertugas Kawal Pemilu, Ketua KPPS di Cianjur Meninggal

Camat Cidaun menduga Somantri meninggal dunia akibat kelelahan karena sejak beberapa hari sebelum dan sesudah pemilu bekerja siang malam mengurus TPS.

2019-04-22 01:36:00
Pemilu 2019
Advertisement

Ketua KPPS di Desa Kertajati, Kecamatan Cidaun, Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia, Jumat (19/4) setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat dan diduga akibat kelelahan menjalankan tugas mengawal Pemilu 2019.

Camat Cidaun Herlan Iskandar menjelaskan, Somantri (50) merupakan KPPS di TPS I di Desa Kertajati. Sebelumnya dia sempat masuk klinik karena mengeluh sakit pada bagian dada pada hari H Pemilu 17 April. Setelah mendapatkan penanganan, pria yang sudah beberapa kali menjadi panitia pemilu itu, melanjutkan pekerjaannya di PPS.

Bahkan memasuki hari kedua setelah pemilu, Somantri masih sempat mendatangi kantor PPS untuk mengantarkan rekapan dan logistik yang telah dihitung serta melanjutkan tugas laporan administrasi hingga malam menjelang.

Advertisement

"Menjelang tengah malam Somantri kembali mengeluh sakit di bagian dada, sehingga tidak sadarkan diri. Petugas keamanan PPS dan anggota membawanya ke RSU Cidaun untuk mendapatkan pertolongan medis," kata Mamat rekan sesama anggota PPS Kertajati dilansir Antara, Minggu (21/4).

Selang beberapa jam mendapat perawatan, Somantri yang diduga kelelahan itu, menghembuskan napas terakhir dan keesokan harinya langsung dimakamkan di pemakaman umum setempat.

Herlan menduga Somantri meninggal dunia akibat kelelahan karena sejak beberapa hari sebelum dan sesudah pemilu bekerja siang malam mengurus TPS.

Advertisement

Dia berharap pemilu serentak harus evaluasi kembali karena menyita waktu dan tenaga panitia sehingga banyak laporan petugas TPS yang meninggal di tempat saat bertugas mengawal pemilu.

"Kami berharap ke depan jangan sampai terlalu banyak beban yang diberikan pada petugas di TPS dan pemilu serentak harus dievaluasi karena SDM di tingkat daerah belum mumpuni untuk menanggung beban berat, termasuk dituduh tidak jujur dan adil," katanya.

Sementara Ketua KPU Cianjur, Hilman Wahyudi mengatakan, pihaknya telah menyampaikan belasungkawa pada keluarga dan terimakasih atas jasa Somantri yang tetap menjalankan tugas meskipun dalam kondisi tidak sehat.

"Kami baru berencana untuk memberikan santunan dan lainnya. Namun masih menunggu proses tahapan selesai. Kami baru sekedar mengucapkan belasungkawa pada keluarga korban," katanya.

Baca juga:
Pemkot Bekasi Akan Beri Penghargaan Dua Ketua KPPS Meninggal Usai Bertugas
Beban Berat Petugas KPPS, Pilpres dan Pileg Diusulkan Dipisah Lagi
Petugas KPPS Meninggal Kelelahan, KPU Minta Sistem Pemilu Serentak Dikaji Ulang
Petugas KPPS di Konawe Keguguran Usai Begadang Hitung Surat Suara
Kelelahan Saat Bertugas, Satu Petugas KPPS di Tangerang Selatan Meninggal

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.