Kejar-kejaran dengan angkot elf, bus karyawan di Bekasi terguling
Sebuah bus karyawan bernomor polisi B 7212 TAA terguling di simpang lapangan multiguna, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (21/8). Penyebabnya bus tersebut usai kejar-kejaran dengan sebuah angkutan umum jenis elf.
Sebuah bus karyawan bernomor polisi B 7212 TAA terguling di simpang lapangan multiguna, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (21/8). Penyebabnya bus tersebut usai kejar-kejaran dengan sebuah angkutan umum jenis elf.
Sopir bus Supriyanto mengatakan, peristiwa itu bermula ketika di depannya ada elf ugal-ugalan di sekitar Duren Jaya, Bekasi Timur hingga terjadi senggolan. Supri kemudian melakukan pengejaran dengan maksud untuk menegur.
"Waktu mau nyalip, nyaris terjadi serempetan. Dia malah kabur, dengan mengendalikan secara ugal-ugalan," katanya, Senin (21/8).
Nahasnya, begitu mendekati simpang lapangan, elf tersebut memotong jalan setelah memberikan lampu sen ke kiri, tapi belok ke kanan. Untuk menghindari benturan, Supri membuang kendaraannya ke kanan. Apesnya, busnya terguling.
"Angkot elf malah melarikan diri," katanya.
Petugas pengendalian lalu lintas pada Dinas Perhubungan, Kota Bekasi, Sugiyanto mengatakan, tak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB tersebut, hanya bus yang terguling mengalami kerusakan.
"Bus sudah dievakuasi sekitar pukul 09.30 WIB ke polnya di Tambun, Kabupaten Bekasi," katanya.
Ia mengatakan, awalnya bus tersebut ingin menjemput karyawan sebuah perusahaan di bilangan Cilincing, Jakarta Utara. Namun karena mengalami kecelakaan, terpaksa mengurungkan niatnya.(mdk/cob)