LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kejar Belajar Tatap Muka, Jatah Vaksin Lansia di Sumsel Dialihkan ke Pendidik

Vaksinasi kepada pendidik dikejar dan ditarget tuntas akhir bulan ini.

2021-06-16 14:51:59
Vaksinasi Covid-19
Advertisement

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berencana membuka belajar tatap muka pada tahun ajaran 2021. Vaksinasi kepada pendidik dikejar dan ditarget tuntas akhir bulan ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumsel Fery Yanuari mengungkapkan, vaksinasi bagi pendidik hingga 16 Juni 2021 tercatat 57,51 persen dari jumlah sasaran sebanyak 148.458 orang. Daerah dengan persentase terbanyak berada di Muara Enim sebesar 89,86 persen dan terendah di Pagaralam tercatat baru 20,52 persen.

"Target kami sampai akhir bulan ini semua tenaga pendidik sudah divaksin atau 100 persen. Itu untuk mengejar belajar tatap muka pada 13 Juli 2021," ungkap Fery, Rabu (16/6).

Advertisement

Menurut dia, vaksinasi lamban dilakukan karena banyak kendala, seperti keterbatasan vaksin dan sistem pendataan yang masih manual sehingga terjadi kekeliuran jumlah pasti sasaran. Untuk mensiasatinya, jatah vaksin bagi lansia untuk sementara dialihkan ke tenaga pendidik.

"Sambil menunggu datangnya vaksin, kami akam optimalkan vaksin bagi tenaga pendudik dulu, setelah itu vaksin bagi lansia dilanjutkan," kata dia.

Sementara itu, Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Sumsel Nasrul Bani mengatakan, pembukaan belajar tatap muka diupayakan digelar karena pembelajaran daring dinilai tidak maksimal. Lebih setahun tidak belajar di sekolah berdampak pada psikologis dan perilaku anak didik.

Advertisement

"Kami rencanakan belajar tatap muka digelar mulai awal tahun ajaran nanti," kata Nasrul.

Hanya saja, penerapannya bergantung kesepakatan wali siswa dan rekomendasi satgas Covid-19. Jika pun dilaksanakan, penerapan protokol diutamakan seperti pembatasan jam belajar dan kuota setiap kelas.

"Acuannya tetap protokol kesehatan, orang tua harus berperan langsung mengawasi anak didik selain tugas keras tenaga pendidiknya," ujarnya.

Baca juga:
Vaksinasi Covid-19 di Cilegon Picu Kerumunan, Dinkes Berdalih karena Warga Antusias
Kelompok Pra Lansia, Difabel dan ODGJ di Sumsel Mulai Jalani Vaksinasi Covid-19
Sinovac, AstraZeneca, Pfizer dan Novavax Tak Boleh Dipakai Vaksinasi Gotong Royong
WNA di RT Zona Merah Covid-19 Bisa Ikut Vaksinasi
Vaksin Terbukti Mampu Melindungi Diri dari Mutasi Virus COVID-19

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.