LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kehausan dan Tak Fokus, Relawan PPKM Mikro Salah Minum Cairan Desinfektan

Saat itu, para petugas PPKM Mikro Desa Patemon beristirahat di balai desa sebelum melanjutkan penyemprotan di titik yang berbeda. Merela hendak minum air untuk menghilangkan haus.

2021-06-25 21:15:00
Keracunan Makanan
Advertisement

Zainal Anshori (25), warga Dusun Kloncing, Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, Jember nyaris terancam nyawanya. Zainal yang merupakan petugas relawan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro itu pada Jumat (25/06) baru saja melakukan penyemprotan desinfektan ke rumah salah satu warga desa. Penyemprotan dilakukan karena salah satu anggota keluarga tersebut baru saja meninggal dengan status positif Covid-19.

"Rumahnya cukup terpelosok, sehingga kita cukup kelelahan juga. Apalagi beberapa hari terakhir kegiatan juga cukup padat," tutur Ribut Supriyadi, perangkat Desa Patemon yang menjadi saksi mata peristiwa tersebut.

Saat itu, para petugas PPKM Mikro Desa Patemon beristirahat di balai desa sebelum melanjutkan penyemprotan di titik yang berbeda. Merela hendak minum air untuk menghilangkan haus.

Advertisement

Naasnya, Zainal salah mengambil botol yang ternyata berisi larutan HydroPyroxide, bahan desinfektan untuk melakukan penyemprotan. "Saat itu kita memang sangat haus, karena cuaca panas. Entah siapa yang menaruh cairan desinfektan di meja, sehingga korban salah ambil," lanjut Ribut.

Sontak, korban Zainal langsung memuntahkan air yang sempat ia minum. Namun sebagian larutan sudah terlanjur tertelan. "Saat itu kita kaget sekali, langsung kita larikan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) yanga da di sekitar sini," ujar Ribut.

Karena peralatan Pustu yang tidak memadai, mereka kemudian melarikan korban ke Puskesmas Arjasa yang dianggap lebih dekat daripada Puskesmas Pakusari.

Advertisement

"Alhamdulillah di Puskesmas Arjasa sempat mendapat pertolongan pertama sehingga nyawanya terselamatkan," papar Ribut.

Meski demikian, kondisi korban tetap lemas. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, korban lalu dilarikan oleh beberapa temannya ke Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi yang berjarak sekitar 20 menit perjalanan motor dari puskesmas.

"Langsung masuk ke IGD Gawat Darurat. Malam ini sepertinya masih harus bermalam di rumah sakit," tutur Ribut.

Diakui Ribut, selama beberapa hari terakhir, petugas PPKM Mikro cukup sibuk dalam melakukan upaya menekan penyebaran Covid-19. Penyebaran dilakukan dengan berbasiskan RT/RW. "Kita terus mengajak masyarakat agar sadar menjalankan protokol kesehatan meski tanpa diawasi oleh aparat. Karena demi keselamatan kita bersama," pungkas Ribut.

Baca juga:
Polisi Sebut Napi Wanita Keracunan Karena Iseng Campur Desinfektan dengan Sari Buah
4 Polisi di Kupang Diduga Keracunan, Pemilik Usaha Bakso Kecewa Dihakimi di Medsos
Minum Disinfektan Campur Sari Buah, 19 Tahanan LP Perempuan Dirawat di RSUP Sanglah
8 Napi Wanita di Bali Minum Desinfektan Dicampur Nutrisari, 1 Tewas
Puluhan Warga Karanganyar Diduga Keracunan Takjil yang Disantap saat Buka Bersama
Polisi Selidiki Penyebab Warga Binaan Lapas Gorontalo Keracunan

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.