LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kegembiraan anak-anak di Aceh bermain permainan tradisional

Permainan-permainan tradisional mulai ditinggalkan seiring keluarnya teknologi gadget yang memiliki sejumlah game.

2015-09-12 14:42:35
Anak Sekolah
Advertisement

Sebanyak 1.200 siswa-siswi berkumpul di lapangan Blang Padang, Banda Aceh sejak pagi, Sabtu (12/9). Mereka tengah mengikuti pertandingan permainan tradisional yang mulai tergerus modernisasi.

Matahari menyengat tak membuat surut semangat siswa-siswi mengikuti aneka lomba yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Banda Aceh. Cucuran keringat mengalir pada dahi pelajar Sekolah Dasar (SD) Banda Aceh dan Aceh Besar sembari fokus mengikuti perlombaan yang sedang diikuti.

Dewan juri, guru dan pengunjung yang memadati lapangan Blang Padang bersorak-sorai memberikan motivasi pada peserta lomba. Peserta lomba pun terlihat begitu semangat melewati sejumlah tantangan permainan tradisional Aceh.

Kepala BPNP Banda Aceh Irini Dewi Wanti mengaku sekarang permainan tradisional di Aceh mulai tergerus modernisasi. Permainan-permainan tradisional mulai ditinggalkan seiring keluarnya teknologi gadget yang memiliki sejumlah game.

“Agenda ini untuk melakukan pelestarian budaya tradisional Aceh, ada banyak permainan tradisional mulai ditinggalkan oleh anak-anak sekarang,” kata Irini Dewi Wanti, Sabtu (12/9) di lapangan Blang Padang.

Menurut dia, permainan tradisional sejatinya memiliki banyak manfaat untuk meningkatkan kreativitas pada anak. Dengan adanya permainan ini, anak-anak bisa lebih kreatif dan bisa meningkatkan kecerdasan pada anak.

Seperti permainan tarik tambang yang membutuhkan kekompakan, fisik dan kemauan keras, lalu permainan Halang Rintang atau dalam bahasa Aceh disebut Tak Tak Galah melatih fisik, kelincahan, kekompakan dalam menghindar agar tidak disentuh oleh lawan saat bermain. Karena permainan ini dilakukan secara tim.

Ada juga permainan tradisional lainnya seperti Patok Lele atau disebut dalam bahasa Aceh Peh Kaye mengajarkan anak belajar tentang logika matematik. Dia hitung berapa jaraknya, dia harus memukul sejauh mana, jarak ia lari.

Adapun permainan tradisional yang diperlombakan sekarang, katanya, Tarik Tambang, Hadang Rintang, Enggrang atau disebut dalam bahasa Aceh Geunteut dan Bakiak Panjang.

“Semua permainan tradisional itu memiliki filosofi pendidikan, maka penting untuk kita lestarikan, agar tidak ditinggalkan karena hadirnya game yang modern,” imbuhnya.

Irini Dewi Wanti sedikit menyindir pemerintah yang terkesan abai terhadap permainan tradisional ini. Karena even seperti ini hanya dilakukan dalam satu tahun sekali yang diselenggarakan oleh BNPB Banda Aceh.

Sedangkan pemerintah tidak pernah menyelenggarakannya untuk menyelamatkan permainan tradisional ini. Seharusnya pemerintah juga ikut membantu membuat even ini minimal 4 kali dalam satu tahun.

“Bila tidak, generasi Aceh ke depan akan lupa dengan permainan tradisional ini, sekarang aja sudah mulai dilupakan seiring perkembangan zaman,” imbuhnya.

Dia mencontohkan pembangunan tata kota yang sangat sedikit terdapat ruang terbuka tempat bermain anak. Sehingga anak-anak tidak memiliki tempat untuk bermain permainan tradisional ini.

“Kendala sekarang ruang yang tidak cukup untuk permainan anak,” tutupnya.

Baca juga:
Antusiasme siswa SD laksanakan simulasi Pemilu di Gedung KPU
Asyik isap ganja di sekolah, pelajar STM digiring guru ke BNP
Datang ke sekolah, 4 pelajar STM malah isap ganja
Yayasan SMP Kasih Depok akui gurunya kerap berlaku kasar ke murid
Kena lemparan baju, guru di Depok tampar pipi murid SMP hingga memar

(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.