Kedapatan sedang memotret polisi, 2 orang mencurigakan diamankan
Dari informasi yang berhasil digali dari dua orang ini, Tony mengatakan pihaknya belum menemukan adanya indikasi kedua orang ini merupakan terduga pelaku teror. "Belum ada indikasi ke sana," ujarnya.
Polres Jakarta Timur mengamankan dua orang mencurigakan di kawasan dekat gereja Matraman. Dua orang diamankan saat jajaran 34 melaksanakan patroli di wilayah hukum Polres Jakarta Timur pada Minggu (13/5).
Kapolres Jakarta Timur, Kombes Yoyon Tony Surya Putra membenarkan hal tersebut. "Benar. Sekarang posisinya masih ditanya-tanya petugas. Bukan diamankan ya. Kalau diamankan dan diperiksa itu nanti bahasanya gimana. Ini masih ditanya-tanya mereka dari mana, kegiatannya apa," jelasnya dihubungi merdeka.com, Minggu (13/5) malam.
Dari informasi yang berhasil digali dari dua orang ini, Tony mengatakan pihaknya belum menemukan adanya indikasi kedua orang ini merupakan terduga pelaku teror. "Belum ada indikasi ke sana," ujarnya.
Ia menambahkan dua orang ini merupakan warga Jakarta sesuai dengan KTP yang bersangkutan. Pascapeledakan bom di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur pada Minggu pagi, Kapolda Metro Jaya menetapkan Jakarta siaga satu. Patroli pun diintensifkan.
Informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi saat enam angggota Polres Jakarta Timur selesai makan di warung dekat gereja Matraman dan kembali menuju cadangan di Mapolres Jakarta Timur difoto dua ojek online. Salah satu anggota kemudian merasa curiga dengan keberadaan orang tersebut dan langsung menanyakan maksud dan tujuannya.
Setelah anggota mengecek galeri ponsel dua orang tersebut, tersimpan lima foto polisi, tiga foto anggota Brimob dan dua anggota lantas. Kemudian yang bersangkutan dibawa ke Mapolres Jakarta Timur.
Baca juga:
Pasca-ledakan bom di Surabaya, KWI desak DPR rampungkan revisi UU Antiterorisme
Ketua DPR: Indonesia sudah memasuki darurat terorisme
Kedapatan sedang memotret polisi, 2 orang mencurigakan diamankan
Terduga teroris Bekasi dipantau Densus 88 sejak empat bulan lalu
Bom Surabaya, tokoh lintas agama minta umat tak terprovokasi
Usai bom Surabaya, Menhub Budi perketat keamanan Bandara Soekarno-Hatta