Kecelakaan Beruntun Akibat Ban Truk Pecah di Tol Merak, 1 Orang Tewas
Kecelakan tersebut melibatkan tiga kendaraan yakni truk Tangki Kimia nomor polisi B 9879 UFU, bus Putra Pelangi, BL 7519 AA dan Honda Brio, B 2995 SOM.
Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Merak pada Minggu (17/10) sekira pukul 21.50 WIB. Kecelakan tersebut melibatkan tiga kendaraan yakni truk Tangki Kimia nomor polisi B 9879 UFU, bus Putra Pelangi, BL 7519 AA dan Honda Brio, B 2995 SOM.
Dirlantas Polda Banten Kombes Rudy Purnomo mengatakan kecelakaan terjadi diduga lantaran truk Tangki Kimia mengalami pecah ban kanan depan.
"Akibat kecelakaan lalu lintas, terdapat 1 orang penumpang Bus Putra Pelangi yang meninggal dunia di TKP dan 28 orang lainnya luka-luka dan telah dievakuasi di RS Sari Asih dan RS. Drajat Prawira Negara Serang," kata Rudy dalam keterangannya, Senin (18/10).
Ia menjelaskan, kronologi kecelakaan berawal dari kendaraan yang dikemudikan oleh Rusdi Tamrin berjalan dari arah Merak menuju ke arah Tangerang. Kemudian, truk itu diduga mengalami pecah ban depan kanan.
"Kemudian kendaraan hilang kendali dan berbelok ke kanan menabrak pembatas jalan lalu masuk ke jalur tol sebelahnya (arah Merak) dan terbalik. Beberapa saat kemudian berjalan Bus Putra Pelangi yang dikemudikan oleh Amran berjalan dari arah Tangerang-Merak (arah Merak) di lajur kanan (cepat), sehingga pengemudi berusaha menghindar ke kiri," jelasnya.
"Tapi terjadi serempetan dengan truk tangki tersebut lalu bus masuk ke row/parit Tol, bersamaan juga berjalan kendaraan Honda Brio yang dikemudikan oleh Tatang dari arah yang sama dengan kendaraan bus. Kemudian kendaraan Honda Brio menabrak bagian bawah belakang kendaraan truk tangki kimia," sambungnya.
Pihaknya melakukan koordinasi dengan Satbrimob Polda Banten untuk membantu penanggulangan bahan kimia yang tumpah dari kendaraan truk tangki.
"Petugas Ditlantas Polda Banten dan Satbrimob Polda Banten yang datang ke TKP telah melakukan olah TKP awal dan evakuasi kendaraan. Selanjutnya telah menginput data laka dari TKP di Integrated Road Safety Management System (IRSMS), yaitu Sistem Manajemen Keselamatan Jalan terintegrasi yang dirancang untuk menyediakan data kecelakaan yang kompreehensif dapat diverifikasi," ungkapnya.
"Penyidikan dan Penyelidikan terkait kasus laka tersebut kini ditangani penyidik Ditlantas Polda Banten," tambahnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga menyampaikan rasa dukanya atas meninggalnya salah satu penumpang Bus Putra Pelangi.
"Agar pengendara disiplin dan mematuhi rambu peringatan saat berkendara terutama di jalan tol, dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Jaga keselamatan karena keluarga menanti di rumah," ujar Shinto.
Baca juga:
Ada Penanganan Kecelakaan, Lalu Lintas di Tol Japek Arah Cikampek Padat
Cipularang Arah Jakarta Macet Total, Korban Terjepit Kontainer Belum Dievakuasi
Kecelakaan Cipularang: Satu Meninggal Terjepit Kontainer, Lalin Kembali Normal
Tiang Kabel Jaringan Internet Roboh, Pemotor dan Warung di Tangsel Jadi Korban
CEK FAKTA: Ini Bukan Video Kecelakaan yang Menewaskan Pembuat Karikatur Nabi Muhammad