Kebakaran rumah tewaskan satu keluarga di Cisoka diduga akibat korsleting listrik
Kebakaran rumah tewaskan satu keluarga di Cisoka diduga akibat korsleting listrik. Para korban diduga sempat mencoba menyelamatkan diri. Namun terhalang api yang sudah besar.
Korsleting listrik diduga menjadi penyebab kebakaran rumah hingga menewaskan satu keluarga di Perumahan Bukit Gading Blok B3 Nomor 28 RT 05/05, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Selasa (21/8) pagi tadi. Dugaan sementara api berasal dari mesin blower pendingin ruangan (AC) di ruang antara depan warung dan kamar korban.
"Bagian depan teras rumah dipakai warung, tetapi ada pintu rolling door. Setelah warung, sekat berikutnya kamar. Antara warung dan kamar itu ada blower AC. Sementara dugaan saya dari blower AC itu," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin.
Korban diketahui bernama Budiman (45) yang bekerja sebagai karyawan dan istrinya Sri (35) dan dua anaknya Safira (5), dan Ferdi (1). Mereka ditemukan tergeletak di dalam satu kamar rumah tersebut.
Para korban diduga sempat mencoba menyelamatkan diri. Namun terhalang api yang sudah besar.
Kapolsek Cisoka, AKP Uka Subakti mengatakan, keempat korban ditemukan dalam posisi saling berpelukan. Menurutnya, saat kejadian pintu keluar kamar sudah terbakar habis sehingga mereka terjebak dan tidak bisa meloloskan diri dari kepungan si jago merah. Saat kejadian pun, keempat korban tengah dalam keadaan tertidur pulas.
"Saat ditemukan, kondisi korban tertumpuk dengan berpelukan. Masing-masing melindungi anaknya. Anaknya ada dua, perempuan dan laki-laki," kata Uka.
Baca juga:
Satu keluarga tewas terpanggang di Cisoka ditemukan berpelukan
Satu keluarga di Cisoka tewas terpanggang usai rumah dilalap api
10 Hektare hutan dan sabana di Gunung Buthak hangus terbakar
20 Hektare lahan gambut terbakar, petugas kewalahan jinakkan api
Zulkifli, buron kasus pembakaran rumah tewaskan satu keluarga akhirnya diringkus
Kabut asap selimuti Riau, terpantau ada 140 titik panas
Selama 5 hari, kebakaran menghanguskan 6,7 hektare lahan gambut di Kaltim