LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kebakaran Pipa Pertamina, Polisi Duga Ada Kelalaian Pengerjaan Proyek Kereta Cepat

Pihak kepolisian belum merampungkan penyidikan terkait insiden kebakaran pipa Pertamina di Kota Cimahi. Namun, mereka menduga peristiwa itu terjadi karena kelalaian pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) oleh PT KCIC.

2019-10-28 17:04:00
Pipa Pertamina Terbakar
Advertisement

Pihak kepolisian belum merampungkan penyidikan terkait insiden kebakaran pipa Pertamina di Kota Cimahi. Namun, mereka menduga peristiwa itu terjadi karena kelalaian pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) oleh PT KCIC.

Wadirkrimsus Polda Jabar AKBP Hari Brata mengatakan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus kebakaran pipa Pertamina masih berlanjut. Saat ini, sudah ada sepuluh orang dari pihak perusahaan yang diperiksa, termasuk pekerja asing.

"Ada dugaan kelalaian iya (ada), tapi kami tidak bisa memberikan keterangan lebih detail. Penyidikan dan pengembangan kasus masih berlangsung," kata dia saat ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (28/10/2019).

Advertisement

Adapun barang bukti yang sudah diamankan berupa alat berat yang digunakan untuk melakukan pengeboran. Lokasi kejadian pun masih dilakukan penjagaan. Warga setempat diimbau agar tidak mendekati lokasi karena masih terdapat minyak Pertamina yang mudah terbakar.

"Lokasi kejadian masih belum bisa diakses oleh warga. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, karena tumpahan minyak masih ada di sana," ucap dia.

Seperti diketahui, kebakaran pipa Pertamina diduga terjadi karena terkena alat berat saat melakukan pengerjaan proyek kereta api cepat di Kampung Mancong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Dalam insiden itu, satu pekerja asing meninggal dunia dan telah dipertemukan dengan keluarganya di Cina.

Advertisement

Kelalaian dari PT. KCIC itu pun terindikasi karena koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah dan Pertamina tidak berjalan baik. Walikota Cimahi, Ajay M. Priatna mengatakan PT KCIC harus bertanggung jawab mengenai insiden kebakaran pipa Pertamina di tengah pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di wilayahnya.

"Komunikasi tidak begitu baik, padahal sudah dikasih tau ada utilitas (pipa Pertamina) di sini (di sekitar wilayah pengerjaan proyek). Tadi sudah diterangkan bahwa utilitas di sini sebenarnya sudah mau dipindahkan, tinggal menunggu beberapa saat tapi sudah kejadian (kebakaran)," kata dia kepada wartawan, Kamis (24/10/2019).

Ajay mengaku sudah menghubungi direktur dari PT KCIC untuk membahas ganti rugi. Rencananya, minggu depan kedua belah pihak akan menggelar pertemuan. Sejauh ini, pihaknya masih mendata total kerugian yang dialami warga.

Ia menyadari bahwa KCJB yang melintasi wilayah Kota Cimahi merupakan proyek nasional yang harus didukung. Namun, tetap saja, pihak perusahaan tidak boleh abai dalam memastikan keselamatan kerja.

"Tetap harus ada koordinasi. Karena ini sudah diberitahu pihak pertamina bahwa ada utilitas yang membahayakan. Yang kami sayangkan itu (komunikasi yang buruk), bukan pembangunannya. Koordinasi (jangan) semau-maunya (seenaknya)," ucap dia.

Direktur Utama PT KCIC Chandra Dwiputra dalam keterangan tertulisnya sudah menyampaikan permintaan maaf terkait insiden tersebut. Pihaknya akan melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk memperbaiki seluruh sistem dan metode kerja dalam proses pembangunan proyek KCJB serta peningkatan pengawasan pada proses konstruksi terutama dari aspek safety termasuk berkoordinasi dengan Pertamina.

Namun, terlepas dari insiden ini, pengerjaan proyek KCJB akan tetap berlanjut pada titik lainnya di sepanjang trase Jakarta-Bandung melalui peningkatan koordinasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan dalam pelaksanaan proyek.

Untuk memastikan keamanan, PT KCIC juga terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan dan menerapkan perimeter pengamanan di lokasi kejadian. Sebagai informasi, sesuai jadwal pekerjaan Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung, sebagian jalur pipa Pertamina di sebelah utara sepanjang jalan tol Cipularang ini telah siap untuk dipindahkan ke jalur pipa baru.

Terkait hal tersebut akan segera dilaksanakan dengan koordinasi bersama antara PT KCIC dan Pertamina dan untuk pelaksanaannya akan dilakukan di akhir Oktober 2019.

Baca juga:
Emil Soal Kebakaran Pipa Pertamina Sebut PT KCIC Lakukan Kesalahan Prosedur
Pertamina Dinilai Cepat Atasi Kebakaran Pipa BBM di Cimahi
Kebakaran Pipa Pertamina Cemari Sawah
PT KCIC Seharusnya Bisa Antisipasi Keberadaan Pipa BBM
Kebakaran Pipa BBM di Cimahi Dinilai Karena Kurangnya Koordinasi Pertamina
Terdengar 2 Kali Ledakan dari Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.