Kawasan Sumatera diselimuti asap, Emil ajak bobotoh gelar istisqa
Selain minta salat hujan Emil juga mengumpulkan uang kepada donasi yang ingin menyumbangkan langsung kepada korban asap.
Sebelum kirab Persib Bandung yang rencana akan dilakukan Minggu 25 Oktober , Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengajak bobotoh menggelar salat istisqa. Salat sunat tersebut dimaksudkan untuk meminta hujan di beberapa wilayah Indonesia yang terdampak kebakaran hutan.
Asap pekat masih menyelimuti beberapa Kota di Pulau Sumatera. Sehingga hujan adalah bagian solusi untuk memadamkan api yang terus melumat kawasan hutan gambut.
"Jadi pagi istisqa mendoakan mereka yang membutuh hujan hadir di daerahnya yang terkena asap, siangnya baru arak-arakan Persib di Tegalega. Di situ akan diumumkan donasi yang sudah dikumpulkan," ungkap pria yang akrab disapa Emil di Balai Kota Bandung, Kamis (22/10).
Salat dua rakaat tersebut akan dilakukan di Masjid Raya Bandung Alun-Alun pada Minggu pagi. "Salat ingin Alun-Alun nanti itu penuh. Siangnya baru geser (Tegalega)," terangnya.
Selain meminta salat hujan Emil juga sedang mengumpulkan uang kepada donasi yang ingin menyumbangkan langsung kepada korban asap pekat.
Sumbangan tersebut dilakukan dengan berbagai cara. "Jadi ada sumbangan kencleng, masjid, gereja dikumpulkan ke RW. Nanti dikumpulkan kelurahan dan diserahkan ke Dinsos Kota Bandung," terangnya.
Cara lain juga dilakukan dengan cara mengirim pesan singkat, di mana Pemkot Bandung sudah bekerja sama dengan salah satu provider. Selanjutnya melalui www.kitabisa.com.
"Baru sehari sudah kekumpul Rp32 juta. Nanti Dinsos mewakili warga Bandung untuk menyerahkan," jelasnya.
"Kita pokoknya jangan sampai lupa luapan kegembiraan ini melupakan mereka yang terkena musibah. Gesture bobotoh peduli ini semoga jadi tradisi. Sesama merah putih sama ya tolong menolong," katanya.
Baca juga:
Rp 500 miliar lebih uang negara sudah habis ditelan kabut asap
BNPB: Ajakan taruh baskom air & garam buat lawan asap menyesatkan
Teknologi tinggi sampai bertekuk lutut hadapi kabut asap
Pesawat besar kesulitan beraksi padamkan kebakaran lahan di Sumsel
Luhut sebut kebakaran hutan & lahan akibat pengusaha tidak disiplin