Kawasan GBK jauh lebih bagus dari sebelumnya
Banyak fasilitas baru dan berkelas internasional telah terpasang di SUGBK. Fasilitas dan peralatan modern juga akan menghiasi stadion bertaraf internasional ini.
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) masih terlihat berbenah untuk menyambut Asian Games 2018. Renovasi di komplek stadion GBK direncanakan selesai pada 18 Oktober 2017 mendatang.
Renovasi ini tidak hanya di dalam stadion saja, tetapi juga di luar stadion. Kawasan SUGBK nantinya akan dipenuhi dengan nuansa merah dan putih.
Selain itu, banyak fasilitas baru dan berkelas internasional telah terpasang di SUGBK. Fasilitas dan peralatan modern juga akan menghiasi stadion bertaraf internasional ini.
Renovasi ini pun mendapat respon positif dari masyarakat, salah satunya adalah Fadil. Fadil adalah tukang parkir yang sebelumnya pernah bekerja dalam perenovasian SUGBK. Fadil mengatakan, SUGBK yang sekarang jauh lebih bagus dan lebih rapi.
"Dalam segi struktur tidak berubah, tetapi untuk segi pemandangan jauh lebih bagus yang sekarang. Selain itu juga di luar stadion lebih rapi dan lebih berwarna," katanya.
Salah satu driver ojek online Fazry juga memuji renovasi yang dilakukan di komplek GBK. Meski belum rampung, dari luar komplek GBK sudah mulai terlihat cantik.
"Makin bagus yah. Mungkin kalau renovasinya sudah selesai akan terlihat lebih bagus lagi," katanya.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Selasa (3/10) lalu meninjau langsung jalannya renovasi. Menteri Basuki mengatakan, nantinya semuanya (venue olahraga) akan disertifikasi oleh masing-masing federasi cabang olahraga.
"Termasuk kolam renang akan disertifikasi mulai dari kualitas bangunan, kolam renangnya hingga teknologi pendukungnya seperti alat penghitung untuk start dan finish dalam perlombaan," ujar Menteri Basuki.
Untuk renovasi venue yang telah selesai yaitu, lapangan Hoki Gelora Bung Karno juga telah memperoleh Sertifikat dari International Hockey Federation (FIH) pada tanggal 17 Mei 2017 karena dinilai memenuhi persyaratan penyelenggaraan olahraga internasional yang disyaratkan oleh organisasi induk cabang olahraga. Renovasi 15 venue olahraga yang dilakukan Kementerian PUPR terbagi menjadi 7 paket pekerjaan konstruksi dengan total nilai kontrak sebesar Rp 1,77 triliun.
Selain di Komplek GBK, Kementerian PUPR juga tengah menyelesaikan pembangunan arena menembak dan danau dayung di Jakabaring Sport Center (JSC) Palembang, rehabilitasi 17 venue di Jawa Barat, dan membangun venue Jetski dan Dayung di Ancol, Jakarta.(mdk/hhw)