Kasus WN Arab bercanda bawa bom, Dubes Osama sebut hanya salah paham
Menurut Osama, saksi yang merupakan WN Philipina Kliengene Bohol salah dengar lantaran Aljohani tak fasih berbahasa Inggris.
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah Al-Shuaibi mengaku sudah menemui Aljohani Dakheeallah Awdah M (58), WN Arab Saudi yang bercanda membawa bom di dalam pesawat Lion Air.
Dalam pertemuan yang digelar di Kuta, Badung, dia menjelaskan bahwa saksi bernama Kliengene Bohol WNA asal Philipina, hanya salah mendengar saja.
"Kebetulan yang terjadi tadi salah kedengaran dengan penumpang lain. Antara warga Arab Saudi dengan orang Philipina," kata Osama, Kamis (9/3).
Dia mengatakan, bahwa warganya tersebut tidak bisa berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris.
"Dia tidak bisa berbicara dengan bahasa Inggris. Kebetulan karena pesawatnya ini safety dan mendengar hal tersebut makanya pesawat dikembalikan," ungkapnya.
Pihaknya menjelaskan, warganya tersebut sudah diperiksa polisi dan sudah di-BAP.
"Baik warga kami maupun dari orang dari Philipina sudah di-BAP dan tidak ada masalah. Mereka sudah bisa pulang," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Aljohani berteriak 'pesawat ini akan meledak setelah terbang'. Hal itu kemudian didengar oleh Kliengene Bohol, WNA asal Filipina yang duduk di kursi 21 F.
Sontak semua penumpang panik, dan akhirnya pilot memutuskan untuk kembali dan tidak terbang.(mdk/cob)