LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kasus Tabrak Lari Flyover Manahan Menguap, Suami Korban Gelar Ritual Ruwatan

Ritual ruwatan dilakukan dengan membaca doa dalam bahasa Jawa, membakar arang serta tabur bunga. Dalam doa yang dibacakan tersebut, keluarga berharap bisa mendapatkan keadilan.

2020-07-02 02:02:00
Kecelakaan
Advertisement

Kasus tabrak lari di flyover Manahan Solo, dengan korban Retnoning Tri (54), warga Selembaran RT 03 RW 03, Serengan, genap satu tahun. Namun kecelakaan lalulintas yang terjadi 1 Juli 2019 dini hari itu, hingga saat ini belum ada tanda-tanda pelaku ditemukan. Sebagai bentuk kekecewaan, keluarga korban hari ini menggelar ruwatan di bawah jembatan layang tersebut.

"Kami melakukan ruwatan siang ini untuk mendoakan agar pelaku bisa segera terungkap," ujar Marthen Jelipele, suami korban, Rabu (1/7).

Ritual ruwatan dilakukan dengan membaca doa dalam bahasa Jawa, membakar arang serta tabur bunga. Dalam doa yang dibacakan tersebut, keluarga berharap bisa mendapatkan keadilan.

Advertisement

"Sudah setahun ini, tidak ada kejelasan. Kami sekeluarga berharap pelaku segera ditemukan," katanya.

Marthen mengaku masih seiring mendapatkan laporan kepolisian terkait kasus tersebut, setiap beberapa bulan sekali. Namun ia kecewa, tak pernah ada perkembangan. Sekitar dua bulan lalu bahkan dari kepolisian datang untuk memberikan tali asih, namun ditolaknya.

"Saya Langsung tolak, saya bilang masih kuat membiayai sekolah anak. Yang saya minta hanya keadilan," tandasnya.

Advertisement

Pengacara keluarga, Arif Sahudi, menambahkan pihaknya masih mengawal proses hukum kasus yang melibatkan sebuah mobil Toyota Yaris tersebut. Namun selama pandemi Covid-19, membuat proses hukum harus terhambat. Pihaknya bisa memaklumi kondisi tersebut.

"Kami coba dengan cara budaya, karena proses hukum terhambat. Siapa tahu dengan jalan ini pelaku bisa ketemu atau menyerahkan diri," katanya.

Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Afrian Satya Permadi, menyampaikan, dirinya telah membaca berkas kasus kecelakaan itu. Pria yang baru saja menjabat itu berjanji tetap akan mengusutnya.

"Kami masih terus menyelidiki kasus ini. Harapan kita jika masyarakat mendapatkan informasi baru, bisa turut membantu kami," pungkas dia.

Baca juga:
Tabrak Vespa Modif Tak Sesuai Standar, Sopir Hyundai jadi Tersangka
Polisi Tangkap Pelaku Tabrak Lari Vespa Modifikasi di Jakarta Timur
Kronologi Mobil Tabrak Vespa Modifikasi di Jalan Basuki Rahmat Jakarta
Tabrak Lari di KBT, Pemuda 19 Tahun Nangis Ditangkap Polisi
'Manusia Gerobak' Meninggal Ditabrak Pemotor di Jakarta Timur
Ditabrak Lari saat Bangunkan Sahur, 2 Remaja Meninggal dan 8 Terluka

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.