LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kasus suporter Persita tewas dinilai ganggu hubungan masyarakat & TNI

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko memberi tanggapan terkait tewasnya suporter Persita Tangerang yang diduga dianiaya oleh suporter TNI di Cibinong, Bogor. Menurutnya, hal tersebut seharusnya tidak boleh terjadi lagi karena bisa mengganggu harmonisasi di masyarakat.

2017-10-16 00:29:00
suporter tewas
Advertisement

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko memberi tanggapan terkait tewasnya suporter Persita Tangerang yang diduga dianiaya oleh suporter TNI di Cibinong, Bogor. Menurutnya, hal tersebut seharusnya tidak boleh terjadi lagi karena bisa mengganggu harmonisasi di masyarakat.

"Ya enggak boleh lah, itu enggak benar. Ya ditindak tegas saja yang seperti itu. Mengganggu harmonisasi hubungan antara masyarakat dengan TNI," tegasnya usai menghadiri acara UMKM di Menteng, Jakarta Pusat, minggu (15/10).

Moeldoko juga mengingatkan tentang semboyan bahwa 'bersama rakyat TNI kuat'. Sehingga hal-hal seperti itu diharapkannya tidak terjadi lagi ke depannya. "Kan kita bersemboyan bersama rakyat TNI kuat," ucapnya.

Jenderal bintang empat itu juga mengimbau kepada semua suporter agar tak buat keributan saat menyaksikan pertandingan sepakbola. "Ya itu imbauannya semuanya bukan cuma TNI ya, suporter di mana-mana juga beringas. Harusnya yang diributkan tuh prestasinya bukan kita ributkan suporternya. Kita bukan prihatin sama prestasinya, ini malah suporter yang selama ini diributkan," jelasnya.

Mantan Pangdam Siliwangi itu juga mengatakan hubungan yang harmonis. "Intinya begini, bahwa hubungan yang harmonis kepada siapa pun oleh siapa pun itu sangat diperlukan," tuturnya.

"Jadi yang di atas juga memberikan contoh yang bagus dan yang di bawah itu bisa menjalankannya. 'Kebetulan yang di atas berkelahi yang di bawah juga berkelahi', artikan sendiri," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya kericuhan antar suporter Persita dengan PSMS Medan terjadi di Stadion Cibinong, Bogor pada Selasa (11/10) lalu usai pertandingan. Akibat kericuhan itu beberapa suporter luka-luka, bahkan ada yang meninggal dunia.

Baca juga:
Manajemen Persita akan usut suporter internal biang kericuhan
Ini tuntutan La Viola pada PSSI dan LIB
La Viola siapkan aksi solidaritas untuk Banu Rusman
Suporter tewas, Persita desak kepolisian usut tuntas kasus penganiayaan
Suporter tewas, Persita tidak akan lanjut liga 2

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.